Suara.com - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto baru-baru ini memberi pandangannya soal korupsi melalui unggahan akun Instagram pribadinya @prabowo.
Seperti diketahui, paslon Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) baru saja menghadiri agenda PAKU Integritas, Penguatan Antikorupsi Untuk Penyelenggara Negara Berintegritas yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bersama @gibran_rakabuming menghadiri acara PAKU Integritas, Penguatan Antikorupsi Untuk Penyelenggara Negara Berintegritas yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," tulis Prabowo melalui unggahan akun Instagramnya.
Pria yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI ini pun kemudian memberikan pandangannya soal permasalahan korupsi yang terjadi di Indonesia. Menurutnya korupsi dapat merusak kehidupan bangsa.
"Kita semua menyadari dan paham benar betapa masalah korupsi ini merusak kehidupan bangsa dan negara, dan membahayakan keselamatan sebuah negara," kata Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu.
Prabowo pun mengungkapkan komitmennya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.
"Prabowo-Gibran berkomitmen memberantas korupsi hingga ke akar - akarnya, perbaikan sistem dan kehendak yang sungguh-sungguh untuk menghapuskan korupsi dari Indonesia," ujar Prabowo.
Unggahan akun Instagram pribadi Prabowo itu sontak dibanjiri komentar dari para pengikutinya. Mayoritas merespon positif apa yang disampaikan Prabowo.
"Bismillah Mas Bowo Jemput Taqdir PRESIDEN RI 2024-2029," tulis akun @ahmadzamakhsari mengomentari unggahan Prabowo Subianto.
"Pagi pagi udah liat senyum bapak jadi tambah semangat," kata @leidenislijden's ikut berkomentar.
"SELAMAT PAGI PAGI PAGI, PRABOWO GIBRAN MENANG SATU PUTARAN (emoji pis) (emoji tanda tanya)," timpal @ericfebrians.
"Dukung anis, suport ganjar, coblos prabowo. (emoji api)," celetuk @m._sulkhan. "Prabowo Gibran satu putaran (emoji dua jari)," ujar @titiksoeharto.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Siap Selepet Balik, Cak Imin Akan Ungkit Cara Gibran Lolos Jadi Cawapres: Awal Dari Segala Proses Yang Tak Benar
-
Warganet Syok, Budiman Sudjatmiko Pakai Kutipan 'Penjahat Perang' Ini Buat Kampanyekan Prabowo-Gibran
-
Anies Siap Kembalikan Marwah KPK Seperti di Awal Kelahirannya
-
Ahmad Sahroni Foto Bareng Gibran Bikin Riuh Netizen: Kode Prabowo Menang Satu Putaran
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak