Suara.com - Deddy Corbuzier tiba-tiba menyampaikan permintaan maaf terkait video porno yang menyeret nama Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo beberapa waktu yang lalu. Permintaan maaf itu disampaikan oleh Deddy saat ngobrol bersama Komika Fatih Andhika alias Ate di Close The Door, Rabu (24/1/2023).
"Gue chate Pak Ganjar, gue bilang Pak maaf ya Pak. Ingat nggak zaman itu masalah video bokep itu kan di gue. Terus gue nggak enak kan," kata Deddy dikutip Rabu.
Adapun soal video bokep yang dimaksud Deddy adalah ketika dirinya mengundang Ganjar untuk datang ke acara Podcast miliknya. Saat itu, Ganjar tengah membahas mengenai interaksi di dunia media sosial, salah satunya adalah kedewasaan dalam menghadapi perbedaan pendapat, cara berargumen dan relasi yang terbangun di media sosial.
Meski sering mendapat komentar jahat di media sosial, mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengaku tidak pernah sekalipun memblokir orang-orang yang merundungnya.
Namun ayah Alam Ganjar itu mengaku pernah memblokir akun porno. Mendengar pengakuan Ganjar itu, Deddy Corbuzier lantas melontarkan pertanyaan pancingan.
“Situs porno yang pernah ngga sengaja lu pencet itu kan?” cetus Deddy saat itu.
Tak disangka, suami Siti Atikoh itu malah menjawab kalau dirinya pernah melihat situs porno tersebut, meskipun tidak sengaja. Bahkan Ia mengaku suka nonton video Porno.
“Kalau saya nonton film porno itu salah saya dimana? Wong saya suka kok,” tanya Ganjar.
Menurut Ganjar, tak ada salah jika dirinya suka menonton video porno, sebab ia sudah dewasa dan memiliki pasangan yang sah. Namun dirinya menegaskan, yang tidak boleh adalah jika kita ikut menyebarkan konten porno tersebut ke orang lain, karena bisa terjerat undang-undang ITE.
Baca Juga: Tidak Mundur Sebagai Menkopolhukam, Mahfud MD: Etika ke Presiden Jokowi
“Gini-gini saya ikut menyusun Undang-undang ITE loh, jadi saya tahu” kata Ganjar waktu itu.
Lantaran jawaban Ganjar itu, isu tersebut sempat ramai dan memicu berbagai respon di masyarakat.
Berita Terkait
-
Disebut 5 Orang Terkaya Versi Orang Pajak, Modal Nikah Inul Daratista Ternyata Kurang Dari Sejuta
-
Terakhir Anies, Tiga Capres Sudah Suwon ke Sultan HB X, Mengapa Tak Diterima di Keraton Kilen?
-
Sebut Presiden Boleh Kampanyekan Paslon, Kubu Ganjar Skakmat Jokowi: Nepotisme Makin Kental!
-
Mahfud MD Berterima Kasih Kepada Jokowi Karena Pernah Diangkat jadi Menteri: Saya Percaya Dia Punya Niat Baik
-
Terungkap Potret Masa Kecil Ganjar Pranowo: Hidup Susah Hingga Puasa Senin Kamis Demi Hemat Biaya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'