Suara.com - Beredar video viral yang memperlihatkan seorang emak-emak naik pitam dan adu argumen dengan tetangga. Si emak-emak yang tengah duduk itu tak terima jika lawan bicaranya itu mencibir capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
Tak jelas cibiran apa yang dikatakan si tetangga, nanun si emak ini menegaskan bahwa sosok Prabowo Subianto telah berjuang untuk negara Indonesia.
"Diam kamu, diam. Dia (Prabowo) itu membela negara, dia berjuang demi negara," kata si emak-emak tersebut seperti dilihat dari video yang diunggah akun instagram @infobutonraya, Kamis (25/1).
Baca Juga:
- Mengingat Lagi Saat Megawati Kritik Anies Gegara Formula E hingga Sebut Jakarta Amburadul
- Desak Anies di Yogya Tercoreng Gegara Sosok Satu Ini, Najwa Shihab Sampai Ikut Terseret
- Hotman Paris Sebut Gibran Punya Nyali: Ini Sama Saja Seperti Anak Medan
"Kau diam saja, terserah kau pilih siapa, tapi jangan kau menghina ini itu, ini itu. Kita ini cuma orang bodoh," tambahnya lagi.
Emak-emak berdaster itu masih terus ngoceh karena tak terima jika masyarakat saling menjelekkan paslon lain. Saat ditanya oleh perekam video, siapa pilihannya di Pilpres 2024, si emak tegas menjawab,
"Nomor 2 toh, nomor 2 pokoknya," jawab si emak dengan lantang.
Video ini pun banyak mendapat komentar dari warganet. Sejumlah warganet berikan komentar positif untuk si emak-emak pendukung garis keras Prabowo-Gibran itu.
"Cocomi tante 02 mi saja," komentar salah satu pengguna Instagram.
Baca Juga: Kreatifnya Anak Muda Pendukung Anies Baswedan Bikin Website, Cek Linknya di Sini
"Mantap mamak .. sehat terus ya mak kita coblos nanti no.02," sambung akun lainnya.
"Tenang bu, anak muda bersama ibu," timpal akun lainnya.
Prabowo Ungguli Anies dan Ganjar
Sementara itu, Prabowo Subianto mengungguli calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan pada survei yang diterbitkan media asal Inggris, The Economist.
Survei yang bertajuk “Siapa yang Akan Menjadi Presiden Indonesia Selanjutnya?” itu merilis Prabowo unggul dengan 50 persen, sementara Ganjar menyusul di posisi kedua dengan 23 persen, dan Anies di urutan terakhir dengan 21 persen.
“Jika tidak ada yang menang lebih dari 50 persen pada putaran pertama, kontestasi akan dilanjutkan pada bulan Juni,” tulis The Economist seperti dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
Kreatifnya Anak Muda Pendukung Anies Baswedan Bikin Website, Cek Linknya di Sini
-
Kocak! Spanduk Caleg Masinton dan Chong Sung Kim Jadi Penunjuk Jalan: Ini yang Paling Jauh
-
Nikita Mirzani Asyik Berdansa dengan Sespri Prabowo Subianto, Publik Heboh: Kayaknya Nyai Lagi Jatuh Cinta Nih!
-
Minta Relawan Jangan Membalas Fitnah, Gibran: Kita Buktikan 14 Februari
-
Segini Gaji Said Aqil dan Ahok, Sesama Komisaris BUMN Terang-terangan Dukung Capres
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok