Sebut Presiden Boleh Kampanyekan Paslon, Kubu Ganjar Skakmat Jokowi: Nepotisme Makin Kental!
"Apakah karena hebat melakukan? tidak. Itu tugas anda sebagai pembantu presiden, menteri perdagangan waktu itu sebagai kepala BKPM, tapi anda harus refleksi juga apa sih yang sudah anda lakukan sebagai Mendag, coba tanya dirimu," ucap Luhut menyindir Tom Lembong.
Luhut lalu membuka aib Tom Lembong yang gagal membuat Online Single Submission (OSS) saat menjadi Kepala BKPM.
"Saya ingat betul itu bagaimana anda curhat ke saya. Tapi sampai anda meninggalkan kabinet tidak pernah selesai sekarang, OSS yang sudah digadang-gadang bakal selesai," kata Luhut.
Selain Luhut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Budiman Sudjatmiko, ikut menyerang Tom Lembong.
Balasan Tom Lembong
Menanggapi hal itu, Tom Lembong mengatakan, serangan yang ditujukan ke dirinya itu ekses dari kesalahan strategi tim debat cawapres.
"Karena kayanya kesalahan besar kemarin di debat cawapres mengerahkan strategi untuk Mas Gibran mengangkat nama saya berkali-kali. Itu backfire secara spektakuler itu asli senjata makan tuan," ujar Tom Lembong saat wawancara dengan jurnalis senior Uni Lubis.
Tom mengibaratkan kubu Prabowo-Gibran mengirim rudal ke pihak Anies-Muhaimin (AMIN) tapi yang kebakaran malah pihak Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Jokowi Senang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia, Erick Thohir Langsung Bicara soal Dukungan
Untuk memadamkan kebakaran itu, menurut Tom Lembong, dikerahkan orang-orang hebat seperti Budiman Sudjatmiko, Habiburokhman, Bahlil hingga Luhut.
"Saya istilahkan semuanya lagi memadamkan kebakaran, pasukan pemadam kebakaran sampai segitunya ya berarti ini benar-benar kebakaran yang dahsyat," ujar Tom Lembong.
Tom menduga tim debat cawapres Gibran melakukan kesalahan saat debat kempat kemarin sehingga kena teguran keras dari Gibran, Prabowo bahkan Jokowi.
Menurut Tom Lembong, yang paling membuat kebakaran tim Prabowo-Gibran adalah penampilan memukau Muhaimin Iskandar.
"Pertama kebakaran paling besar tentunya adalah bahwa di luar ekspektasi, Pak Muhaimin memenangkan debat tersebut," ujar Tom Lembong.
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan Retno Marsudi dan Tom Lembong, 2 Sosok Berjasa Beri Contekan Presiden Jokowi
-
Saling Memanas Bongkar Borok, Ini Beda Latar Pendidikan Luhut Vs Tom Lembong Vs Bahlil
-
Hari Pencoblosan Makin Dekat, Relawan Prabowo-Gibran Ketuk Pintu Warga Demi Menang Satu Putaran
-
Tak Boleh Ada yang Ditinggalkan, TKN Beberkan Alasan Prabowo Bakal Rangkul Semua Pihak
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi