Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai, belakangan ini banyak sekali terjadi kriminalisasi dan mengganggu hak-hak para jurnalis.
Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara Desak dan Slepet AMIN (Anies-Cak Imin) di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2024).
"Memang jurnalis adalah profesi yang istimewa sehingga kita harus hati-hati karena akhir-akhir ini banyak sekali kriminalisasi mau pun upaya menggangu hak-hak para jurnalis," ucap Cak Imin dalam acara Desak & Slepet AMIN (Anies-Cak Imin) di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2024).
Oleh sebab itu, Ketua Umum PKB itu berjanji bila AMIN menang dalam Pilpres 2024 akan menjamin hak-hak bagi para jurnalis.
"Saya dan Mas Anies kalau kita mendapatkan amanat ini, kita akan menjamin hak-hak yang melekat pada seorang jurnalis. Kebebasan untuk menyampaikan ekspresi pekerjannya, kebebasan, perlindungan hukum itu mutlak," ungkap Cak Imin.
Dalam kesempatan yang sama, capres Cak Imin, Anies Baswedan mewanti-wanti terkait perbuatan kriminalisasi terhadap jurnalis.
Anies menilai perlu adanya pedoman khusus bagi aparat penegak hukum dalam menangani kasus yang melibatkan jurnalis.
"Terutama yang aspek kriminalisasi tadi, ini kriminalisasi harus hati-hati, perlu pedoman khusus dari penegak hukum jika ada pelaporan terhadap jurnalis sehingga kita punya mekanisme screening yang lebih ketat," ucap Anies.
Baca Juga: Ungkap Upaya Hipnotis Menang Pilpres Satu Putaran, Cak Imin Sindir Kubu Prabowo?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir