Suara.com - Baru-baru ini Raffi Ahmad mengunggah potret Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan putra bungsunya Rayyanza Malik Ahmad yang akrab disapa Cipung diakun media sosial Instagram pribadinya @raffinagita1717.
Dalam unggahannya tersebut Raffi tampak menunjukan video cuplikan tangkapan layar yang memperlihatkan potret cipung yang diunggah di akun Instagramnya.
Video tersebut juga memperlihatkan di atas unggahannya terdapat unggahan Prabowo. Raffi Ahmad kemudian menyebut kedua unggahan tersebut sebagai dua potret gemoy.
"Double GEMOY (emoji love) Lucuuuuu bangettt (wajah mata love)," tulis @raffinagita1717 sebagai keterangan unggahannya.
Melihat unggahan tersebut, banyak netizen yang memandang sosok Prabowo dan Cipung memiliki kemiripan yakni sama-sama gemoy.
"Gemoy parahhhh (emoji menangis) (emoji cubit)," tulis @eltasyanatasha mengomentari unggahan Raffi Ahmad.
"Lah iya mirip....pak wowo versi sachet ya (emoji tertawa 3x)," kata @sheilataurusia ikut mengomentari unggahan suami Nagita Slavina itu.
"Team GEMOY (Emoji wajah mata love) (emoji tepuk tangan)," ujar @prisca.aria. "02 gass A raffi family...(emoji wah mata love)," @wfmahrunisa05.
Meski demikian, Raffi Ahmad juga banya mendapat protes dari netizen lantaran secara tidak langsung melibatkan anaknya ke ranah politik.
"Gini amat ,raffi ..raffi.. (emoji tertawa)," kata @adam.aja10.
"Saya tekankan saya kagum dengan keluarga raffi terlebih tingkah lucu cipung tapi tidak terpengaruh dengan iklan layanan ini (emoji tertawa) KONSISTEN 01 @blue_army.1932.
"Ga ngaruh fans nya masyarakat bukan prabowo cipung tapi anies baswedan yg bisa membawa Indonesia lebih baik Salam perubahan (emoji pose satu jari) AMIN," pungkas @t.iqbalsahbuddinyusuf.
Berita Terkait
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI