News / Nasional
Jum'at, 02 Februari 2024 | 15:46 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (19/1/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Suara.com - Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani dikabarkan akan menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/2/2024) seorang diri.

Jadwal pertemuan tersebut langsung dihubung-hubungkan dengan isu pengunduran dirinya dari Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga:

PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung

Aksi Alam Ganjar Jadi Sorotan, Lagi Bucin Sampai Nyanyi Lagu Pandangan Pertama Milik RAN

GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengungkapkan alasan Sri Mulyani akan bertemu empat mata dengan Jokowi di Istana.

Bukan soal pengunduran diri, pertemuan Jokowi dan Sri Mulyani itu bermaksud untuk membahas soal kerjaan.

"Betul Ibu Menkeu diagendakan diterima Bapak Presiden di Istana Merdeka untuk melaporkan hal-hal terkait pelaksanaan APBN 2024," kata Ari di Jakarta, Jumat (2/2/2023).

Baca Juga: Masih Masa Kampanye, Daftar Bansos Jokowi yang Bakal Cair di Awal Tahun Ini

Menurut Ari, pertemuan antara Jokowi dengan Sri Mulyani akan berlangsung pada Jumat sore.

Guna menangkis isu yang beredar, Ari menegaskan kalau Sri Mulyani tetap bekerja seperti biasa menjalankan tugas-tugas memimpin Kementerian Keuangan.

Bukan hanya Sri Mulyani, di hari yang sama Jokowi juga akan menerima Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif serta Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab Husin Bagis.

Santer Dikabarkan Mundur

Sebelumnya, isu mundurnya Sri Mulyani pertama kali diungkapkan oleh ekonom senior Faisal Basri dalam sebuah diskusi baru-baru ini. Faisal bahkan mengatakan Sri Mulyani adalah menteri Jokowi yang paling siap mundur.

"Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur. Pramono Anung (sekretaris kabinet) sudah gagap. Kan PDI (PDI Perjuangan) belain Jokowi terus, pusing," klaim Faisal dalam Political Economic Outlook 2024 di Tebet, Jakarta.

Load More