Suara.com - Beredar video viral di platform media sosial yang memperlihatkan kampanye akbar paslon 03, Ganjar-Mahfud MD di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (3/2).
Akun Tiktok @@publiciti_ pada video unggahan tersebut menyebutkan narasi bahwa kampanye Ganjar Pranowo ditinggal pendukung saat orasi.
"Pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud Md akan menghadiri kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Namun tampak massa pergi meninggalkan area saat Ganjar Pranowo melakukan orasi," tulis caption unggahan video tersebut seperti dikutip, Minggu (4/2).
Di video yang diunggah terlihat suasana SUGBK saat kampanye akbar Ganjar-Mahfud dengan tema 'Salam Metal'.
Baca juga:
- Dorothea Eliana Indah Wanita yang Setia pada Si Gembel Kolektif Absolut Adian Napitupulu
- GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik
- Survei LSI Prabowo-Gibran Tertinggi di Jabar, Anak Jokowi Puji Kerja Keras Sosok Ini
- PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung
Terlihat di dalam video tersebut, sejumlah orang lalu lalang dan sebagian menuju ke arah pintu yang diduga pintu keluar.
Video yang sama juga sempat diunggah akun Twitter @partaisocmed dengan narasi 'GBK memerah'. Sontak saja potongan video yang memperlihatkan sejumlah orang diduga tinggalkan GBK saat Ganjar pidato memantik komentar dari netizen.
Di platform Tiktok, sejumlah netizen menyindir kondisi tersebut. Banyak juga sejumlah akun yang klaim bahwa mereka datang ke GBK hanya untuk menonton konser musik.
“Cuma menikmati musiknya bukan orangnya,” ujar akun Tiktok @mari***
Baca Juga: Pasca Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud, Bus Hanura Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, 3 Orang Meninggal
“Orang datang GBK Cuma mau lihat konser Slank bukan Ganjar,” timpal akun @eko***
Sementara netizen lainnya ada yang bandingkan kampanye akbar Ganjar dengan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019. Menurut mereka, euforia zaman Jokowi lebih bagus.
"Jauh banget euforianya waktu jamannya pak Jokowi,” ungkap akun Tiktok @nis***
“Nggak bisa dibandingin sama kampanye akbar pak Jokowi di GBK 2019,” ujar akun Tiktok @dvd***
Sementara itu, dari pantuan Suara.com, massa yang hadir tampak kenakan kaos warna merah dan putih. Warna tersebut jadi simbol solidaritas dan dukungan terhadap pasangan Ganjar-Mahfud.
Ganjar Pranowo menghadiri kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dengan mengendarai motor.
Berita Terkait
-
Pasca Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud, Bus Hanura Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, 3 Orang Meninggal
-
Raffi Ahmad Blak-blakan Bongkar Alasannya Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
-
Santuy Hadapi Debat Final: Prabowo Renang, Gibran Asyik Sunmori Bonceng Istri
-
Profil Mentereng Yanuar Nugroho, Eks Staf Jokowi Ragukan Akademisi di Gerakan Tandingan Kritik Presiden
-
Persiapan Debat Terakhir, Ganjar Pranowo Sarapan Mie Ayam Usai Lari Pagi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua