Suara.com - Kepala Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Wiwin Komalasari memberikan klarifikasi kaitan dengan video viral dirinya hidup hedon.
Hal tersebut terlihat saat ratusan kepala desa melakukan aksi demo di depan gedung DPR RI pada 31 Januari 2024 kemarin. Pada waktu itu kades Wiwin Komalasari turut ikut dan video nya viral karena bergaya mewah.
Bahkan, dirinya menjawab dengan selow terkait kritikan dari Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, soal penampilan kepala desa mewah.
Baca Juga:
- Berbeda Kubu dengan Anang Hermansyah di Debat Capres Terakhir, Sikap Aurel Dipuji
- Gibran Dikerubungi Mak-Mak Saat Kampanye: Mbak Selvi Gimana Perasaannya
Sebab, ia tidak merasa tindakannya sebagai ajang pamer barang-barang branded saat demo kepala desa di DPR RI itu.
"Saya tanggapi dengan santai saja. Saya fokus kerja saja. Sebetulnya bukan pamer ya, keseharian kita main TikTok itu obat capek jadi saya suka sekali dengan TikTok itu karena memang efeknya bagus banget jadi yauda enjoy aja. Toh pekerjaan saya juga aman aja," katanya kepada wartawan, Selasa (6/2/2024).
Bahkan, Wiwin membantah terkait tuduhan bahwa dirinya menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan dan kesenangan pribadi.
Dengan tegas ia mengatakan bahwa semua barang mewah tersebut diperoleh dari sang suami.
"Saya menanggapinya senyum karena yang namanya dana desa dan yang lainnya itu ada RAB-nya ada realisasinya ada LPJ-nya, kalau kita mempergunakan apa kan itu tidak ketahuan? Karena memang uang ini mau disalurkan kemana saja pasti ada LPJ-nya,” tegasnya.
Baca Juga: Mewah dan Estetik: Intip Penampakan Rumah Wiwin yang Viral Gegara Demo Kades
Sebelumnya, Bey Triadi Machmudin mengingatkan bahwa kepala desa adalah aparat pemerintahan harus memberi contoh, alih-alih melakukan flexing atau pamer harta.
“Kan kades itu aparat ya, harusnya juga memberikan contoh kepada masyarakat dengan tidak memberikan contoh yang tidak baik dan pamer-pamer yang sangat tidak baik,” katanya, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Sebagai aparat desa, kata Bey, media sosial milik aparat pemerintahan juga harus digunakan untuk memberitahu masyarakat mengenai program dan juga pembangunan di wilayahnya.
“Yang wajar saja. Jadi medsos ini juga digunakan untuk yang baik lah, misalnya kegiatan dia bekerja atau kegiatan pembangunan dan sebagainya, jangan untuk pamer-pamer lah buat apa,” ucapnya.
Diketahui, Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Wiwin Komalasari, viral di Instagram. Warganet menyoroti penampilan Wiwin dalam aksi demo di depan Gedung DPR RI soal perpanjangan masa jabatan kepala desa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika