Suara.com - Calon Presiden (capres)-Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menarik minat masyarakat dengan menggelar kampanye yang bertajuk "Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah".
Kampanye akbar AMIN itu diketahui bakal digelar di Jakarta International Stadium (JIS) , Jakarta Utara pada dua hari lagi atau tepatnya di hari Sabtu, (10/2/2024) mendatang. Rekor pengakses website yang menjual tiket Kampanye Akbar AMIN itu bahkan mengalahkan penjualan tiket Coldplay.
Baca Juga:
Cak Imin Sindir Suara Fals Anies di Panggung Dangdut: Besok Tak Simpan Micnya
Anies-Cak Imin Lantang Mengkritisi, Timnas AMIN Malah Membolehkan Jokowi Kampanye di Pilpres 2024
Sempat Ramai Tiket Kampanye Akbar AMIN Waiting List, Kapten: Jangan Khawatir, Semua Bisa Masuk!
Diunggah dalam akun TikTok @noel00765, disebutkan bahwa dalam waktu singkat, sudah ada 3,5 juta simpatisan Amin yang ingin memesan tiket
"Lebih dari 3 juta orang berebut tiket kampanye akbar pasangan calon nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar, angka itu tercapai dalam waktu singkat usai pemesanan tiket online dibuka," kata perempuan yang tengah membacakan berita.
Antusiasme para simpatisan Amin itu membuat terjadinya antrian virtual selama berjam-jam. Mereka harus rela menunggu hingga 4 jam lamanya untuk pembelian tiket Kumpul Akbar ini.
"Pemesanan tiket kampanye AMIN dilakukan melalui Goers, tiket bisa dibuka mulai Rabu, 7 Februari 2024 pukul 11.11 WIB," ungkap pembaca berita tersebut.
"Pengunjung website bahkan harus menunggu dengan durasi yang cukup lama atau sekitar 1,5 jam hingga 4 jam. ini melebihi rekor saat penjualan tiket lain,"
Bahkan Co-founder Platform pemesanan tiket hiburan, Goers, membandingkan pemesan tiket Kumpul Akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang membludak hingga mencapai 3,5 juta dalam hitungan menit saat pemesanan tiket dibuka, mengalahkan war ticket grup musik asal Inggris, Coldplay.
"Co-founder Goers membandingkan saat penjualan tiket konser Coldplay yang melayani 1,5 juta pemesan di sesi awal sedangkan antrian tiket Kumpul Akbar bersatu berubah membludak dengan 3,5 juta simpatisan Amin yang ingin memesan tiket," ungkapnya.
Sontak saja unggahan itu banyak menuai beragam komentar dari netizen baik dari pendukung Amin maupun pendukung capres-cawapres lain.
"di merah gw ditawari 100 rb di Samsul 100 rb gw tolak semua, malah milih yg gratis ke jis dan baju juga gw beli sendiri di online," cuit @sa****88.
Berita Terkait
-
UU PPRT Disahkan, Menko Cak Imin: Jaminan Sosial PRT Wajib, Bukan Lagi Pilihan!
-
Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!
-
Mendengarkan Coldplay
-
Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok