Suara.com - Video seorang wanita beramai-ramai memukuli seorang perempuan yang diduga selingkuhan suaminya, viral di media sosial Tiongkok.
Mengutip eva.vn, orang-orang yang terlibat memukuli merobek baju si wanita yang bernama Tieu Tam itu. Kemudian, mereka juga menganiaya si wanita tersebut.
Perempuan yang mengajak teman-temannya menganiaya orang ini terjadi karena sakit hati atas perselingkuhan suaminya. Ia pun mengajak teman hingga saudara-saudaranya.
Parahnya, selingkuhan suaminya ini dianiaya di tengah jalan. Ia dipermalukan di depan orang banyak.
Lantas, sang suami yang ada di sana justru melindungi kekasihnya tersebut. Namun, cara si suami membela kekasihnya membuat istrinya merasa terhina. Alhasil, ia pun menampar wajah kekasih suaminya berkali-kali.
Sang istri tidak menerima permintaan cerai dari suaminya, tetapi memberi isyarat kepada temannya untuk memukuli kekasih suaminya.
Sang suami yang tidak terima pun akhirnya menggunakan kekerasan. Ia menjambak rambut sang istri, menariknya ke tanah, bahkan meninju dan menendang istrinya sendiri.
"Kamu benar-benar harimau betina, aku tidak tahan kamu lagi. Biasanya, kamu seperti ibuku. Saya tidak peduli dan menoleransi
kamu begitu lama. Saya tidak menyangka bahwa semakin saya menyerah, semakin banyak mendominasi kamu menjadi," kata si pria.
"Jika kamu sedikit lebih lembut, lebih feminin, aku tidak akan pernah bercerai. Ini pernikahan berakhir di sini. Aku tidak bisa terus hidup dengan harimau betina sepertimu lagi. Saya akan diselidiki. Serangan sampai mati," lanjut sang suami.
Wajah kekasih suaminya membiru karena dipukuli beramai-ramai. Video-nya pun viral di media sosial. Banyak netizen yang menyebut si perempuan itu pantas dipermalukan karena mengambil suami orang.
Netizen lainnya menyebut suaminya yang pantas dihukum karena berbuat zina dan melakukan kekerasan terhadap istrinya.
Tag
Berita Terkait
-
War Tiket Coldplay Lewat, 3,5 Juta Warga Berebut Tiket Kampanye Akbar AMIN
-
Split Bill Belanja Online dengan Teman dan Keluarga Tak Pernah Semudah Ini, Bayarnya Lewat AgenBRILink
-
iPhone 16 Diprediksi Bawa Fitur Mirip Kamera Profesional
-
Punya Pendapatan Ratusan Juta Sebulan, Apa Benar Kiky Saputri Dibayar demi Dukung Prabowo?
-
Detik-detik Anang Hermansyah Dipeluk Fans, Ekspresi Ashanty Tahan Ketawa Jadi Sorotan
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai
-
Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?
-
ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!
-
Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing
-
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
-
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
-
KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji