Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, membeberkan target jumlah suara untuk pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.
Partai yang tergabung dalam Kolisi Perubahan itu kata Mardani, menargetkan bisa meraup 35 persen suara pada Pilpres 2024 yang akan berlangsung 14 Februari.
"Kalau kami target tetap 35 persen, mudah-mudahan di angka 30-an kita bisa capai," ujar Mardani di Kantor Indikator Politik Indonesia pada Jumat (09/02/24).
Jubir Timnas AMIN itu kemudian menyebut kampanye akbar Anies-Muhaimin di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2/2024) besok, diharapkan bisa mendambah suara untuk paslon nomor urut 1.
"Kami besok betul-betul mendesain agar kampanye akbar di JIS itu bisa menjadi salah satu momentum untuk ngepush," katanya.
Berharap 2 Putaran
Dosen Universitas Mercu Buana itu juga berharap agar Pilpres 2024 nanti bisa berlangsung dua putaran. Caranya kata dia, pasangan calon omor urut 3 Ganjar-Mahfud juga bisa menjaga jumlah suaranya.
"Walaupun target kami tetap rendah hati 2 putaran, berharap baik 01 atau 03 itu bisa menjaga basis suaranya sehingga betul betul bisa dua putaran," ujarnya.
Kendati demikian, jika target-target tersebut tidak tercapai, Mardani mengaku akan menerima keputusan rakyat dengan legowo. Namun ia tetap yakin bahwa Pemilu 2024 ini memiliki peluang besar untuk berlangsung dua putaran.
Baca Juga: Ingin Pilpres Dua Putaran, Tim Anies-Cak Imin Yakin PDIP Bisa Kejar 30 Persen Suara
"Kalau itu hasil keputusan dari rakyat, harus diterima, tetapi tetap di banyak kajian, ketika tiga pasangan calon maka peluang dua putaran ini sangat besar dan saya tetap yakin," kata Mardani.
Sebelumnya paslon nomor urut 1, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar akan mengadakan kampanye akbar di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2/2024).
"Kita semua tahu kan JIS itu legacy dari Pak Anies. Jadi kita pengen di tempat itulah kita akan memberikan gerakan perubahan di tanggal 10," ujar M. Syaugi Alaydrus saat konferensi pers persiapan kampanye akbar Amin di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024). [Muhamad Iqbal Fathurahman]
Berita Terkait
-
Warga Kampung Susun Bayam Siap Sambut Pendukung Anies untuk Ramaikan Kampanye Akbar di JIS
-
Ada Kejutan di Kampanye Akbar Anies-Cak Imin di JIS Besok, Habib Rizieq Hadir?
-
Ingin Pilpres Dua Putaran, Tim Anies-Cak Imin Yakin PDIP Bisa Kejar 30 Persen Suara
-
Ikuti Jejak Jokowi, Timnas AMIN Targetkan Raih 35 Persen Suara dari Kampanye Akbar di JIS
-
Anies Beri Solusi di Tengah Aksi Demo Makzulkan Jokowi: Dengarkan Aspirasi, Lakukan Perubahan!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen