Suara.com - Said Didu 'senggol' artis Kiky Saputri yang dianggap membela adanya pamer uang Rp 100 ribu saat kampanye akbar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Diketahui, Kiky Saputri sebelumnya menyampaikan jika ia sempat mengomentari soal bagi-bagi uang saat kampanye Prabowo-Gibran, dengan menyebut dimana-mana pasti ada bayaran.
Menurut Said Didu, orang baik mestinya tidak memaklumi atau membela terkait politik uang. Dirinya lalu menautkan akun X milik Kiky Saputri.
"Dimana-mana orang baik akan tidak setuju adanya politik uang, bukan memaklumi apalagi membela. Cc @kikysaputrii," tulisnya seperti dilihat Minggu 11 Februari 2024.
Unggahan Said Didu yang menyenggol Kiky Saputri ini kemudian mendapatkan tanggapan dari warganet.
"Yang mewajarkan money politik adalah orang-orang yang tidak punya prinsip. Pemberinya memiliki pikiran yang sempit
Penerimanya memiliki jiwa yang miskin," ucap warganet.
"Kok @kikysaputrii semaklum ini ya? Ada apa mba, biasanya paling anti pembodohan," sindir warganet.
Sebelumnya, paslon 02 menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).
Kampanye akbar Prabowo-Gibran yang bertajuk 'Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju' ini diklaim dihadiri hampir 600 ribu simpatisan.
Membeludaknya kampanye akbar itu membuat simpatisan harus duduk di depan akses masuk SUGBK lantaran kapasitas sudah penuh.
"Kita perkirakan yang datang 200 ribu, tapi laporannya mendekati 600 ribu yang hadir," ucap Prabowo.
Acara yang rencananya di mulai pada pukul 15.00 WIB juga dipercepat jadi pukul 14.00 WIB karena pendukung sudah hadir sejak pagi.
Prabowo dalam sambutannya meminta maaf kepada masyarakat Jakarta yang terimbas macet di sekitar Gelora Bung Karno akibat kampanye akbar Prabowo-Gibran.
Berita Terkait
-
Kiky Saputri Dikecam karena Candaan Seksis ke Member NCT WISH, Lapor Pak Turun Tangan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Rina Nose Ngaku 3 Bulan Tak Ngupil Usai Operasi Hidung, Pilih Lakukan Ini
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu