Suara.com - Megawati Soekarnoputri mengaku pernah dipanggil presiden karena dianggap tak mengikuti aturan.
Kisah yang menurut Megawati Soekarnoputri itu terungkap saat ia ngobrol santai bersama Cak Lontong dan artis Rizky Enggar di channel YouTube Bu Mega Bercerita.
Megawati Soekarnoputri berkisah dahulu saat masih kecil sempat bersekolah di TK atau taman kanak-kanak yang letaknya di lingkungan Istana Presiden.
Ketika itu ayahnya Presiden Soekarno mendirikan sebuah TK untuk memfasilitasi anak-anak di sekitar lingkungan Istana.
"Ini ada cerita lucu dulu ya. Aku inget banget jadi waktu bapak saya dulu bikin gazebo dijadikan TK nya Istana, tau ndak jadi waktu saya masuk TK ibu saya selalu bilang kalau ketemu orang harus berpakaian rapi dan pakai sepatu," terangnya dikutip Senin (12/2/2024).
"Nah pas ke TK itu ketemu temen-temen baru itu sebetulnya semua anak-anak pembantu karena waktu itu di deket istana ada kampung istana dan sekolah di sekitar lingkungan istana presiden," urainya.
Ketua Partai PDI Perjuangan itu kemudian mengungkapkan ketika itu kaget melihat teman-teman satu kelasnya tak ada yang mengenakan sepatu sepertinya.
Melihat itu ia spontan kembali ke rumah meletakkan sepatu dan kembali ke sekolah tanpa alas kaki agar sama dengan teman-temannya.
Belakangan ia dipanggil presiden Soekarno.
Baca Juga: Sepatu yang Hadirkan Kombinasi Sempurna Antara Tren dan Performa Untuk Para Pecinta Lari
"Saat itu saya ngintip kok teman-teman ga ada yang pakai sepatu saya lari pulang kembalikan sepatu. Aksi saya itu dilaporin ke bapak, lalu saya dipanggil presiden," ungkapnya.
"Saya ditegur kenapa sekolah ga pakai sepatu. Saya bilang temen-temennya ga pakai sepatu semua karena ngga punya," kenang Megawati.
Melihat kondisi itu, Presiden Soekarno kemudian membelikan sepatu semua siswa yang bersekolah di TK Istana.
"Lalu setelah itu bapak membelikan sepatu semua murid. Saat itu kan di deket istana ada pabrik sepatu," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut