Suara.com - Penulis yang sekaligus juga aktivis, Okky Madasari mengingat pemilih agar pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak memilih pasangan calon atau paslon yang suka lapor polisi.
Bukan hanya paslon presidennya namun partai pendukungnya, relawannya seta tokoh-tokoh yang mendukungnya. Hal ini disampaikan Okky di media sosial twitternya, Selasa (13/2/2024).
Okky yang selama ini juga keras berbicara agar tidak memilih paslon yang menjadi pelanggar HAM, penculik aktivis dan koruptor.
Baca juga:
Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?
Ibu-ibu dan Petugas Ribut di Pasar Bukittinggi Saat Bagi Kalender Anies: Kalau Prabowo Boleh?
Penekanan Okky disampaikan pada cuitannya hari ini. Dia mempertanyakan mengenai isu HAM dan pelanggaran Etika belum menjadi perhatian.
Lalu barulah ia mengingatkan pemilih agar tidak memilih paslon yang suka melaporkan pihak ke polisi. "Jangan pilih paslon yang partai pendukungnya, relawannya, tokoh2nya hobi ngelaporin2in ke polisi.," tulisnya di media sosial.
Dalam pesannya itu, Okky pun mengunggah pemberitaan mengenai pelaporan terhadap pemeran film Dirty Voice yang disutradai oleh Dandhy Dwi Laksono.
Okky pun melengkapinya dengan penjelasan jika tindakan paslon, pendukung, relawan serta tokoh-tokoh yang hobi melapor ke polisi akan mengancam demokrasi.
"Ini ancaman nyata untuk demokrasi, untuk seniman, untuk kreator, untuk netizen, untuk semua orang," sambungnya.
Cuitan Okky kemudian ramai dibagikan ulang oleh netizen.
Banyak yang mendukung pesan Okky tersebut lalu banyak juga yang mengaitkan pada dukungan pada paslon tertentu.
Berita Terkait
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Prabowo Bangga Polri Kelola 1.000 SPPG: Ke Mana Arah Peran Kepolisian?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan