Suara.com - Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pencoblosan pada pagi hari ini di TPS 33 Hambalang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/2/2024).
Prabowo direncanakan menuju ke TPS dari kediamannya dia Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, pada pukul 7.45 WIB. Sementara pantauan Suara.com di depan gerbang padepokan, cuaca terpantau masih hujan dan berkabut.
Suasana yang sama juga terpantau di TPS 33, tempat nanti Prabowo akan menggunakan hak pilihnya. Pantauan di lokasi, sejumlah petugas KPPS sudah berada di lokasi dan bersiap.
Pantauan di kedua lokasi, masih sebatas awak media yang sudah hadir guna melakukan peliputan dan siaran langsung agenda Prabowo.
Sebelumnya, sehari jelang pencoblosan atau tepatnya Selasa malam kemarin, Prabowo juga menggelar ritual doa bersama. Kegiatan tersebut digelar di kediamannya di Padepokan Garudayaksa, Hambalang.
Selain di padepokan, kegiatan doa bersama juga dilakukan TKN Prabowo-Gibran di beberapa tempat. Salah satunya di rumah Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sebagai informasi Gibran Rakabuming Raka selaku cawapres Prabowo rencanannya akan mencoblos di TPS 34 Kampung Tirtoyoso, Manahan, Solo, Jawa Tengah. Sesuai mencoblos Gibran akan bertolak ke Jakarta untuk sama-sama memantau exit poll.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 ini dijadwalkan menghadiri acara nonton bareng atau nobar hasil quick count Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024).
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menyebut, acara akan dimulai sejak pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Doodle Pemilihan Umum Indonesia 2024 Mejeng di Halaman Awal Google
Sementara, Prabowo-Gibran dijadwalkan hadir ketika proses hitung cepat atau quick count telah mencapai 80-90 persen.
Selain Prabowo dan Gibran, seluruh ketua umum partai politik pengusung dan struktur TKN Prabowo-Gibran juga dijadwalkan hadir di acara nobar quick count di Istora Senayan.
Menurut Nusron acara nobar tersebut juga terbuka untuk umum bagi pendukung Prabowo-Gibran.
Berita Terkait
-
Doodle Pemilihan Umum Indonesia 2024 Mejeng di Halaman Awal Google
-
Dua Pekan 'Lawan' Kubu Prabowo, Fedi Nuril Ungkap Pesan Jelang Pencoblosan
-
Close The Door Jadi Trending Topic, Deddy Corbuzier Rupanya Kedatangan Tamu Capres di Masa Tenang!
-
Pemiluv Suaradotcom: Live Quick Count dan Euforia Pemilu 2024
-
Sutradara dan Narasumber Dirty Vote Dilaporkan, Koalisi Sipil: Bentuk Pembungkaman Kritik dan Fakta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!