Suara.com - Komedian Alfiansyah Komeng atau yang lebih familiar dengan nama Komeng diambang melenggang ke Senayan sebagai anggota DPD RI.
Komeng berpotensi lolos ke senayan sebagai anggota DPD RI lantaran posisinya yang masih memimpin dalam perolehan suara di Pemilu 2024.
Berdasar data yang dibagikan di laman pemilu2024.kpu.go.id pada Kamis (15/2/2024) pukul 06.00 WIB, Komeng menempati posisi teratas dengan perolehan 173,945 suara atau 8,12 persen.
Jumlah tersebut masih mengungguli calon anggota DPD RI lainnya di dapil Jawa Barat.
Bila pasti jadi senator, berapa sih besaran gaji dan tunjangan yang bakal diperoleh anggota DPD RI? Berikut rinciannya:
Untuk gaji dan tunjangan Ketua DPD RI besarannya Rp62.881.900.
Untuk gaji dan tunjangan wakil ketua DPD RI besarannya Rp57.558.850.
Untuk gaji dan tunjangan Ketua Alat Kelengkapan DPD RI besarannya Rp74.528.200.
Untuk gaji dan tunjangan Wakil Ketua Alat Kelengkapan DPD RI besarannya Rp73.084.050.
Baca Juga: Maju Tanpa Partai Sampai Pakai Foto Nyeleneh, Apa Alasan Komeng Yakin Nyaleg Jadi DPD?
Untuk gaji dan tunjangan anggota Alat Kelengkapan DPD RI besarannya Rp71.532.800.
Nah lalu bila dibandingkan dengan profesi yang selama ini digeluti berapa sih honor yang diterima Komeng?
Diketahui Komeng telah malang melintang di dunia hiburan semenjak tahun 90an.
Namanya meroket saat terlibat di program komedi Spontan yang kemudian tagline uhuy begitu melekat padanya.
Selain itu ia juga kerap terlibat di sejumlah sitkom diantaranya ada Putri Duyung di tahun 2000 lalu Kecil-kecil Mikir Jadi Manten di tahun 2017.
Kepiawaiannya mengocok perut membuat nama Komeng masuk jajaran komedian Indonesi dengan honor termahal.
Berita Terkait
-
Perolehan Suara Sementara Komeng Menang Telak, Makin "Uhuy" Menuju Senayan?
-
Keisengan Komeng Kalau Jadi Senator: Undang Orang Kenduri Malah Mancing ke Tempat Adul
-
Menang di Quick Count DPD, Komeng Masuk Senayan Tak Bisa Buat Sejahtera, Tapi Bikin Bahagia Warga
-
Maju Tanpa Partai Sampai Pakai Foto Nyeleneh, Apa Alasan Komeng Yakin Nyaleg Jadi DPD?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut