Suara.com - Merujuk hasil quick count Pemilu 2024, pasangan Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD untuk sementara berada di posisi buncit dari tiga paslon. Nama Bambang Pacul pun jadi buruan.
Diketahui berdasar hasil quick count terkini dari sejumlah lembaga survei yang tertera di laman Suara.com, paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di posisi ketiga dengan perolehan rata-rata di bawah 20 persen.
Yang menyakitkan, pasangan Ganjar Mahfud MD banyak menelan kekalahan justru dari wilayah yang selama ini disebut sebagai kandang banteng yakni di Jawa Tengah.
Dipantau misalnya hasil quick count dari Saiful Mujani Research per Kamis (15/2/2024) pukul 09.00 WIB, paslon Ganjar Mahfud MD hanya meraup 34,32 persen di Jawa Tengah.
Mereka kalah dari Prabowo Gibran yang sukses meraup 52,66 persen.
Melongok hasil tersebut nama Bambang Pacul yang dijuluki sebagai komandan korea pun jadi buruan publik.
Hal itu mengingat, Bambang Pacul pernah sesumbar bila ia optimistis Ganjar Mahfud MD bakal meneruskan tradisi memenangkan pertarungan Pemilu di Jawa Tengah yang merupakan kandang banteng.
Hal itu seperti diungkapkan ketika Ketua DPD PDI Perjuangan itu menjadi bintang tamu di channel Youtube Total Politik pada 1 Februari 2024 lalu.
"Yang bisa saya katakan Jawa Tengah akan memberi kontribusi suara paling besar ke Ganjar. Di luar itu saya tak berada pada kuasa," katanya saat itu.
Baca Juga: Jokowi Beri Selamat usai Paslon 02 Menang Quick Count, Reaksi Prabowo Cuma Begini
Yang menarik, Bambang Pacul sempat memberi sinyal bila jagoannya yakni Ganjar Mahfud MD kalah di kandang banteng, ia berpotensi besar masuk rumah sakit.
"Jawa Tengah, saya selaku ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, saya pastikan Jawa Tengah memberi kontribusi suara terbesar dibanding yang lain, kalau kalah saya pastikan nanti masuk rumah sakit, kalau 03 kalah maka saya pastikan saya masuk rumah sakit," ucapnya.
Belakangan melihat hasil quick count, Arie Putra yang merupakan host Total Politik menyebut saat ini Bambang Pacul tengah berada di RS.
"Banyak yang tanya kabarnya Pak Bambang Pacul ke gue. Semalam abis telponan, katanya di RS, namun di rahasiakan RSnya, takut diserbu netizen followers IGnya yg sudah 43k dan Banteng-banteng. Sekian, terimakasih..," tulisnya seperti dikutip Kamis (15/2/2024).
Urung dipastikan kicauan itu serius atau bernada candaan, tapi unggahannya mendapat beragam komentar netizen.
"Berarti sah kalahnya, satria korea itu mengakui, Salute Mas Bambang Pacul," kata Bambang Prakoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba