Suara.com - Kasus bullying atau perundungan yang terjadi di SMA Binus, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) terus diselidiki kepolisian. Sejumlah nama anak-anak dari kalangan artis dan tokoh politisi ikut terseret dalam perundungan tersebut.
Baru-baru ini terungkap sejumlah peran para terduga pelaku saat melakukan bullying ke salah satu korban hingga dilarikan ke rumah sakit.
Nama anak Vincent Rompies ikut berperan dalam kasus yang viral ini. Mengutip akun TikTok @sindantsu, Selasa (20/2/2024) sejumlah foto dan catatan ditampilkan dalam beberapa slide.
Tampak nama anak Vincent, Legolas Rompies masuk dalam jajaran nama lain yang melakukan bullying.
Baca Juga:
Foto dengan Mayor Teddy, Raffi Ahmad Diminta Sampaikan Ini oleh Penggemar
Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversi Umi Pipik, Abidzar Al Ghifari Akui Nyoblos Paslon Nomor 2
"Legolas, megnikat di tembok pakai tali gorden. Megang tangan dari belakang," tulis catatan tersebut.
Adapun nama lain yang menganiaya dengan cara yang beresiko kematian, seperti Keanu yang membakar tangan korban dengan korek api, hingga ada Gavin yang mengancam bakal membunuh dan melecehkan korban.
Catatan peran masing-masing terduga pelaku ini pun cukup memantik reaksi netizen. Tidak ada yang habis pikir para anak yang menempuh pendidikan di lembaga sekolah ternama itu melakukan perundungan.
"Gua yang nonton videonya enggak sanggup, ngebayangin lagi di posisi anak (korban) itu," ujar salah satu netizen.
"8 orang dan punya tugas masing-masing, ya Allah pasti sakit banget," iba yang lain.
"Sekolah elite, ternyata masih ada yang begini," keluh netizen lainnya.
Bullying yang dilakukan sejumlah kelompok bernama Geng Tai menjadi sorotan sejak Senin (19/2/2024) kemarin.
Hal itu menjadi ramai mengingat ada nama-nama anak artis hingga presenter televisi nasional hingga nama anak anggota dewan yang terlibat dalam perundungan.
Sejauh informasi yang beredar, korban harus menjalani pemulihan di rumah sakit akibat perundungan yang dialami. Polres Tangerang Selatan juga masih menyelidiki kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang
-
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas