Suara.com - Ramai komentar netizen di X usai beredar video yang memperlihatkan seorang dokter sampai tersandar ke dinding ketika diminta ajudan Prabowo, Mayor Teddy segera menepi.
Video tersebut diunggah oleh akun X @Zulfikar pada 10 Februari 2024 dan menyebut tindakan ajudan Prabowo ini terlalu berlebihan.
"Ini berlebihan, Ted," tulis akun.
Untuk diketahui, momen itu berlangsung saat Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo melakukan kunjungan meresmikan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman dan 25 RS milik TNI di RSPPN, Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Senin (19/2).
Saat berjalan meninjau rumah sakit, Jokowi dan Prabowo dipandu oleh seorang dokter. Sang dokter tampak berusaha menjelaskan rumah sakit sambil berjalan mendampingi Jokowi yang juga diikuti beberapa pejabat dan ajudan Prabowo di belakangnya.
Namun, di tengah memandu presiden, tiba-tiba sang dokter disuruh menepi oleh Mayor Teddy bahkan ia sampai tersandar ke dinding ketika ditegur oleh ajudan Prabowo tersebut. Belum diketahui apa yang disampaikan Mayor Teddy sampai dokter tersebut tersandar ke dinding.
Baca juga:
Tegur Dokter Sampai Bersandar ke Dinding, Ajudan Prabowo Dibilang Terlalu Lebay
Dipuji Netizen, Cipung Fasih Banget Nyanyikan Oke Gas Oke Gasnya Prabowo
Namun, aksi ajudan Prabowo ini akhirnya dirujak netizen karena terlalu berlebihan. Mereka juga menunjukkan ketidaksukaan kepada Mayor Teddy.
"Gak suka bgt liatnya, jelas2 itu dokter tuan rumah, dia yg tau denah2 & ruangan2 operasi, digituin terus kl itu presiden nya nanya dokternya dibelakang gimana jelasinnya? Ganteng nggak, bikin respect jg engga, bikin kesel minta ditimpuk iya," tulis akun @inaccesible salope.
Kemudian komentar @inaccesible salope juga dibalas oleh netizen lainnya di X. Mereka mengingatkan hati-hati berkomentar karena bisa diserang fans ajudan Prabowo.
"kalo komen begini di ig, bergaransi diserang fans nya yg anget2 itu kak," tulis @meddddssss
" batul dok, tandai aja ntar kalau sakit cuekin ajaw," tulis @Kopipaittulis
Berita Terkait
-
Tegur Dokter Sampai Bersandar ke Dinding, Ajudan Prabowo Dibilang Terlalu Lebay
-
Mayor Teddy Ketahuan Langganan Konten Eksklusif Ria Ricis di Instagram, Netizen: Tutor Dong Bu Icis!
-
Langsung Berhijab, Celine Evangelista Siap Mualaf Demi Mayor Teddy? Gus Miftah Kasih Bocoran
-
Mendadak Viral Jadi Idola Kaum Hawa, Reaksi Mayor Teddy Terbongkar
-
Kena Semprot Mayor Teddy di Panggung, Marshel Widianto Auto Langsung Kena Mental
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati