Suara.com - Sebuah foto dinarasikan Wakapolda Sumut Brigjen Rony Samtana mengumpulkan sejumlah camat dan kepala desa (kades) beredar di media sosial.
Foto itu diunggah oleh akun X @BosPurwa pada Selasa 20 Februari 2024. Dalam foto terlihat Brigjen Rony Samtana yang memakai baju dinas sedang memimpin sebuah rapat.
Terlihat juga sejumlah orang berada di dalam ruangan, seperti Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo dan Kompol Teuku Fathir.
Selain itu, ada juga sejumlah orang yang memakai baju dinas berwarna cokelat. Pertemuan itu disebut dilakukan usai Pemilu 2024.
"Pak Kapolri @ListyoSigitP, izin bertanya, kalo kades sama camat dikumpulkan di ruangan wakapolda itu dalam rangka koordinasi apa yak? Gak enak lho Pak, soalnya tepat saatnya dengan pleno kecamatan untuk DPR RI sebagian dihentikan," cuit akun tersebut.
Unggahan foto Wakapolda Sumut dinarasikan mengumpulkan camat dan kades mendapat beragam komentar warganet.
"Curiga amat, itu cuma bahas persiapan Ramadhan. Mau ngadain pesantren kilat buat para kades," tulis warganet.
"Mereka semuanya di gaji uang rakyat, coba aja klo mengkhiyanati rakyat, jangan kita kasih gaji lagi... biar kelaparan mereka, ckckckck," ucap warganet.
"Bukan koordinasi Tapi Dalam Rangka Intimidasi," kata warganet.
Berita Terkait
-
Program Kades Masuk Kampus Resmi Ditutup, Ini Materi yang Paling Dibutuhkan
-
Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim