Suara.com - Jurnalis senior Karni Ilyas sempat emosi terhadap ahli IT Roy Suryo di acara talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) yang mengangkat tema hak angket dan kecurangan Pemilu 2024.
Kekesalan Karni Ilyas dipicu sikap Roy Suryo yang terus bicara sementara durasi acara ILC sudah hampir habis.
Awalnya Karni Ilyas menegur Pengamat Politik M Qodari yang sedang menjawab pertanyaan dari Sudjiwo Tedjo.
Baca Juga:
Momen Anies Baswedan Terlihat Gelagapan Gegara Cak Imin Ucap Tiga Kata Ini
"Jangan terlalu panjang, dalam 3 jam ini anda 2 jam," tegur Karni ke Qodari. Qodari lalu memberikan pembelaan.
Ia mengatakan, banyak bicara di acara ILC karena hampir semua narasumber yang hadir bertanya ke dirinya.
"Masalahnya semua nanya sama saya. jadi ya saya jawab. Izin bang, kenapa saya ngomong, tadi saya diam, tapi beliau nanya sama saya, ya saya jelaskan lah," ujar Qodari.
Baca Juga: Sudjiwo Tedjo Sentil M Qodari: Dulu Mobilnya Biasa Aja Sekarang Alphard
Roy Suryo langsung menyambar dengan mengoreksi omongan Karni Ilyas bahwa Qodari tidak hanya 2 jam bicara di forum ILC tapi sampai 3 jam.
Satu jam tambahannya kata Roy Suryo terjadi di forum ILC pada 20 Mei 2022 ketika Qodari bicara panjang lebar mengenai Jokowi 3 periode.
Qodari mengaku lupa dengan momen tersebut. Karni Ilyas menggeser posisi duduknya ingin menutup acara. Belum sempat Karni Ilyas bicara, jubir Timnas AMIN, M Iqbal keburu bicara.
Iqbal yang penasaran bertanya ke Roy Suryo mengenai omongan Qodari pada acara ILC 20 Mei 2022 itu. Menurut Roy, kala itu Qodari bicara panjang lebar mengenai Jokowi 3 periode.
"Cukup cukup," ujar Karni Ilyas sambil memelototi Roy Suryo. Dipelototi Karni Ilyas, Roy Suryo langsung diam.
Sudjiwo Tedjo yang berada di samping Karni Ilyas langsung menenangkan jurnalis senior itu yang terus menatap tajam Roy Suryo untuk mencairkan suasana.
Berita Terkait
-
Sudjiwo Tedjo Sentil M Qodari: Dulu Mobilnya Biasa Aja Sekarang Alphard
-
Rocky Gerung Sebut Jokowi Bakal Ditangkap KPK jika Anies Baswedan jadi Presiden
-
Rocky Gerung: Negara Wajib Kasih Pendidikan dan Kesehatan Gratis, Bukan Makan Siang Gratis
-
Rocky Gerung Sebut Pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jadi Pertanda Jokowi Mulai Cemas
-
Rocky Gerung: Surya Paloh Temui Jokowi sebagai Koboi bukan Pecundang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang