Suara.com - Baru-baru ini sekelompok orang yang tergabung dalam 'Gerakan Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia' melakukan demontrasi di depan Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (23/2/2024).
Mereka berunjuk rasa menolak pemilu curang dan kejahatan Pemilu 2024. Namun dalam momen bersamaan, ditemukan pula sekelompok demonstrasi yang mengatasnamakan mahasiswa yang pro KPU.
Belum diketahui mereka dari universitas apa. Ketika seseorang mencoba mewawancarai salah satu dari mereka, justru lebih memilih menghidar.
Seperti terlihat dalam video yang diunggah akun X milik @habieb Selow 25 Februari 2024. Video itu merekam situasi demontrasi sambil bertanya pada laki-laki berjas almamater berwarna biru yang tergabung dalam pro KPU.
Baca juga:
Warga Sudah Panik, Bocah di Brebes yang Dikira Tenggelam Malah Nonton Tim SAR Nyari di Sungai
Siapa Erlin Suastini, Paling Berani Terobos Jokowi dan Kebal Diusir Paspampres?
"Pulang tong..ambilin payung mamak lu antre beras kepanasan tuh hampir pingsan," tulis pemilik akun di status.
Si perekam tampaknya menanyakan siapa koordinator dari demo tersebut. Namun pria bertopi tampaknya tak senang, mencoba menghindar dan menyebut akan mencari tahu.
"oke teman-teman seperti itulah pertanyaanya," ujarnya di dalam video karena tak mendapatkan jawaban.
Si perekam kemudian berlanjut ke pendemo lainnya dan menanyakan pertanyaan yang sama.
"Korlapnya mana?" tanya dia. Namun tak satupun dari kelompok itu mengetahui siapa korlap mereka, bahkan malah saling tunjuk.
Untuk diketahui, Jl Imam Bonjol di depan kantor KPU RI, Jakarta Pusat sempat ditutup karena adanya demontrasi dari dua kelompok pendemo ini.
Berita Terkait
-
Analis Mewajarkan Pemilih AMIN dan Ganjar-Mahfud Tak Percaya Real Count KPU, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Gak Mau Kalah! Anies-Cak Imin Pepet Prabowo-Gibran di Real Count DKI Jakarta
-
Gembar-gemborkan Pemilu Curang, Anies dan Ganjar Dapat Tantangan dari Pria Ini
-
Real Count KPU: 77,6% Suara Masuk, Ganjar-Mahfud Masih Betah di 16 Persen
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta
-
Kecelakaan Beruntun di Rawa Buaya: Truk Kontainer Tabrak Motor dan Mobil, Dua Terluka
-
Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo