Suara.com - Video yang menunjukkan sejumlah orang yang berada dalam perkumpulan diduga aliran sesat dinarasikan memperbolehkan jemaahnya untuk tukar pasangan viral di media sosial.
Video aliran pengajian yang memperbolehkan jemaahnya tukar pasangan ini diunggah oleh akun instagram @rina.senjaa1, dilihat Senin (26/2/2024).
Dalam video terlihat seorang wanita memakai baju busana tertutup dikelilingi oleh sejumlah pria di dalam sebuah ruangan. Terlihat pimpinan aliran tersebut terlihat meraba-raba tubuh korban.
Pimpinan aliran itu lalu menyampaikan kalau diperbolehkan bagi jemaah untuk tukar pasangan. Syaratnya pun hanya suka sama suka.
"Mau tukar pasangan pun boleh yang penting suka sama suka boleh, gitu intinya, makanya di agama yang lain pun ada," katanya.
Pria tersebut lalu mengatakan kalau mengikuti pengajian ini juga tidak akan menyesal, karena dijamin masuk surga.
"Makanya kalau ngaji di sini jangan sampai istilahnya nyesel, jangan nyesel, ada jaminannya, ada tunjangannya ada segala-segalanya, dunia akhirat dijamin," ungkapnya.
Dalam narasinya, pengunggah video menyampaikan kalau belum diketahui lokasi pasti video yang menunjukkan aliran ini berada di mana.
"Ramai di sosial media rekamam video sebuah aliran baru yang memperbolehkan tukar pasangan meski tidak menikah asal saling suka satu sama lain," ungkapnya.
"Di dalam video tersebut kyai pimpinan aliran tersebut menjamin dunia dan akhirat atas aturan didalam alirannya itu. Belum diketahui pasti nama persis aliran ini dan lokasi aliran tersebut," sambungnya.
Sontak saja begitu diunggah warganet seketika ramai mengomentari video yang memperbolehkan jemaah bertukar pasangan.
"Ini mah benar-benar nafsu dunia," ungkap warganet.
"Ada aja ajaran sesat," cetus warganet lainnya.
Namun ada juga warganet yang meragukan keaslian video tersebut.
"Ini menurut ku kayak nya bukan video asli, udah diedit gitu," kata warganet.
Berita Terkait
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Heboh, Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Terseret Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis Inisial SAM, Ustaz Solmed Meradang: Nama Saya SMM
-
Ustaz Kondang Inisial SAM Dipolisikan Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Nama Solmed Terseret
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional