Suara.com - Partai politik mendukung paslon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ramai-ramai ingin mengajukan hak angket.
Hak yang melekat pada DPR sebagai perwakilan rakyat. Namun mengenai hak angket ini, publik pun masih menunggu sikap Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh termasuk elit politik pendukung kedua pasangan tersebut.
Pengamat politik Faizal Assegaf mengungkapkan pernyataan Yusril tidak bisa dirujuk karena kondisinya ia berada di barisan pendukung Pemerintah.
"Hak angket ini, suatu konsolidasi hak konstitusi rakyat yang disalurkan oleh partai-partai yang mau berdiri bersama rakyat, yakitu 4 partai, PDIP, PKB, PKS dan Nasdem" ujarnya.
Baca Juga:
Kena Mental, Jagoan Medan Ucok Baret Minta Maaf Usai Tantang Duel Hercules
Cak Imin Tiba-tiba Minta Maaf atas Keseluruhan Kesalahan, Ada Apa?
Sehingga ia mengungkapkan bagi mereka yang menganggap situasi negara tidak bermasalah, maka lebih baik tidak perlu mengomentari.
Dia pun mencontohkan bagaimana saat hak angket di masa SBY. " Mereka yang menganggap Pemilu tidak curang, tidak usah tanggapi. Misalnya jaman pak SBY, hak angket 2009, tidak ada reaksi SBY soal hak angketnya. Sekarang pak Agus, baru beberapa hari menjadi menteri sikapnya sudah berbeda deengan sikap negarawan SBY " ujarnya.
Baca Juga: Jimly Asshiddiqie Temui Ketum Golkar, Bahas Amandemen UUD 45 dan Hak Angket
Faizal menekankan jika saat ini, lembaga yang berperan penjaga demokrasi tidak ada keberpihakan pada rakyat. Karena itu, lembaga saat ini yang berada di partai akan mempergunakan hak yang diatur secara konstitusi pada rakyat.
"Nah ada partai yang ada di DPR, mempergunakan haknya yang diatur secara konstitusi," ujarnya.
Sayangnya Faizal mengungkapkan jika kekinian Megawati Soekarnoputri belum memperlihatkan sikapnya. Karena sikap keempat partai pengusung paslon 1 dan 3 hendaknya bertemu.
"Sampai hari ini, PDIP belum memperlihatkan sikap dan belum menyampaikan sikap seperti Surya Paloh. Publik menanti bagaimana Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh segera kumpul," imbuhnya.
Penggunaan hak angket ini memang tidak berhubungan dengan hasil Pemilu, namun akan mampu memperlihatkan bagaimana penyalanggunaan kewenangan.
"Penggunaan uang triliun, ada kecurangan, memberikan reaksi takut pada pendukung Jokowi, maka wajar reaksi tersebut," ucapnya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Apa Itu Hak Angket dan Bagaimana Cara Pengajuannya? Ramai Dibahas Gegara Isu Kecurangan Pemilu 2024
-
Dikhianati SBY Tahun 2004, Jokowi Mengulang Sejarah Beri Luka Baru Untuk Megawati
-
Jimly Asshiddiqie Temui Ketum Golkar, Bahas Amandemen UUD 45 dan Hak Angket
-
Alasan Menpora Undang Red Sparks untuk Hadapi Indonesia di Pembukaan Proliga 2024
-
Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu, Ini Kata Megawati Soal Pemakzulan Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum