Suara.com - Seorang pria yang mengaku dari kalangan TNI tengah viral di media sosial baru-baru ini. Hal itu menyusul aksi marah-marahnya hingga menendangg kursi milik tempat makan tersebut.
Dari video yang beredar, terlihat pria menggunakan kaus kesatuan TNI ini teriak-teriak di depan pemilik warung karena lambat dilayani. Makanan yang ia pesan tak kunjung datang.
"Pantaskah Oknum TNI begini?" tulis caption video yang dibagikan akun Twitter @keepitseigi, Kamis (29/2/2024).
Tampak wajah kesal ditunjukkan oknum TNI tersebut. Bahkan ia sempat membanting dompetnya hingga menendang kursi pemilik warung.
Baca Juga:
Bak Bumi dan Langit: Gathan Saleh Hilabi Nembak Orang Buron, Adiknya Bantu Orang Susah
Sisi Tak Terungkap Prabowo Saat di Kopassus Dibongkar Mantan Gubernur Jakarta
"Emang lu kira gua miskin apa?. Gua anggota kopassus!" teriak pria tersebut sambil menunjuk kesal pemilik warung.
Umpatan dan kata-kata binatang tak terbendung dari mulutnya mengatai para karyawan di tempat makan tersebut.
Video tersebut tentu mendapat reaksi dari netizen. Tak sedikit yang menganggap pria tersebut terlalu berlebihan.
"Aku ini lho pak dicuekin terus, yo b aja ok. Sadar diri dong, mundur pelan-pelan," celetuk salah satu netizen.
"Kayaknya butuh kenaikan pangkat," canda netizen lain.
"Laporin ke Pak Jokowi coba, siapa tau dinaikin pangkatnya," sergah netizen lain.
Fenomena oknum yang banyak muncul di media sosial, memang cukup meresahkan. Memang tak dipungkiri, memiliki jabatan atau berada dalam status yang diunggulkan dalam kelompok masyarakat seperti ASN termasuk TNI-Polri sekalipun, hal itu menjadi salah satu previlege.
Namun hal itu justru digunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif. Kendati begitu banyak yang menyayangkan jika mereka hanya menggunakan jabatan itu untuk dirinya.
Berita Terkait
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Video Detik-Detik Mencekam, Perempuan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Flying Fox
-
Sehidup Semaling! Sejoli Ini Tega Kuras Uang ATM Nenek-Nenek Pedagang Pasar Sampai Rp45 Juta
-
Perut Mendadak Membesar Bak Hamil, Tiktoker Ini Curhat Idap Kista Ovarium Akibat Sering Makan Seblak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat