Suara.com - Komedian Ernest Prakasa menyoroti soal mencuatnya isu Presiden kedua RI, Soeharto bakal mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.
Ernest memberikan sindiran menohok kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika isu gelar pahlawan Nasional itu benar-benar diberikan.
"Semangat Pak Jokowi, yuk wujudkan jangan malu-malu. TOTALITAS!" tulis Ernest di media sosial X atau Twitter yang dikutip pada Jumat (1/3/2024).
Pada cuitan itu pun aktor Fedi Nuril pun ikut memberikan komentar menohok. Ia seakan tidak setuju dengan wacana tersebut.
"Totalitas tanpa batas!" tulis Fedi Nuril.
Diketahui, muncul wacana agar Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto.
Wacana ini muncul setelah Jokowi memberikan pangkat jenderal kehormatan ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kini Gagal Bantu Ayah Menangkan Pilpres 2024, Alam Ganjar Langsung Siap-siap Lakukan Ini
Menanggapi isu itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng menyambut baik.
Baca Juga: Anggun dan Berkelas, Cara Makan Titiek Soeharto Dibandingkan dengan Siti Atikoh
"Tapi secara pribadi saya menyambut baik apabila ada gagasan untuk memberikan gelar pahlawan nasional," kata Melchias kepada Suara.com, Kamis (29/2/2024).
Menurutnya, Soeharto punya jasa terhadap bangsa Indonesia. Terlebih dengan kepemimpinanya selama 32 tahun.
"Karena beliau punya jasa terhadap bangsa ini baik sebelum kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan sebagai Presiden RI ke-2," ujarnya.
Kendati begitu, ia mengatakan di internal partai Golkar sendiri wacana tersebut belum menjadi pembahasan.
"Sampai saat ini Golkar belum membicarakan wacana tersebut," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel
-
Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza