News / Nasional
Minggu, 03 Maret 2024 | 09:55 WIB
Anak yang sedang dibully oleh teman sekelasnya.

"Saat ini pendampingan masih berlangsung di kepolisian nanti sampai masuk ke kita UPTD PPA. Kita berikan perlindungan ini tidak hanya fisiknya tetapi psikisnya," ungkap Dedy.

Dedy mengatakan pendampingan dan perlindungan yang diberikan pada korban yang masih di bawah umur tersebut bertujuan untuk menguatkan korban. Dia juga menyebut pendampingan juga dilakukan untuk memberi rasa aman ke korban.

"Pendampingan ini bagaimana dia bisa menghadapi ke depannya, merasa khawatir kemudian juga hak-haknya seperti bersekolah, kita akan menggali kenapa putus sekolah dan lainnya," ujar dia.

4. Viral di X

Belum lama ini bereda sebuah video aksi bullying yang dilakukan remaja wanita di Batam. Video yang viral di media sosial Twitter (X) itu memperlihatkan 4 remaja wanita melakukan aksi perundungan kepada 2 wanita. 

Dalam video yang dibagikan oleh akun @dafylight, pelaku menendang tubuh hingga kepala salah satu korban yang mengenakan baju hitam dan celana kuning.  Bahkan meski korban sudah menangis karena kesakitan, pelaku justru memberikan kata-kata kasar. 

"Gak usah nangis. Kau ini jangan teriak lagi," ucap salah satu pelaku yang melayangkan tendangannya. 

Selain itu terdapat korban lain berbaju putih yang terlihat sudah terduduk di lantai. Kemudian salah satu pelaku menendang kepala korban dengan keras. 

Korban bullying yang mengenakan kaos putih itu pun tersungkur kesakitan. Usai ditendang, pelaku lainnya tampak menjambak rambut korban hingga tersungkur di lantai. 

Baca Juga: Dengar Kasus Bullying di Sekolah Kembali Marak, Jokowi: Saya Betul-betul Khawatir

Aksi bullying itu diketahui terjadi di Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau pada Kamis (29/2/2024) lalu. Viralnya video itu mendapat kecaman dari netizen yang menyayangkan aksi bullying masih terus dilakukan dan dialami oleh para remaja.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More