Suara.com - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Banten, Dede Rohana Putra tampaknya sudah berhitung matang-matang menatap Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Cilegon 2024 mendatang.
Dede Rohana Putra mengaku siap mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Cilegon pada Pilkada 2024 yang prosesnya bakal berlangsung beberapa bulan ke depan.
Pria yang kerap disapa crazy rich Cilegon itu mengaku keseriusannya untuk mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Cilegon berangkat dari dorongan masyarakat.
"Alhamdulillah banyak dorongan dari masyarakat kepada saya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Cilegon, karena itu bisamillah saya akan menjemput SK dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat-red)," kata politisi PAN itu, Senin (4/3/2024).
Bukan tanpa alasan, Dede Rohana Putra juga maju dalam kontestasi Pilkada 2024 itu bukan tanpa alasan. Dede memaparkan data-data yang memperkuat niatnya untuk maju sebagai Calon Wali Kota Cilegon.
"Perolahan suara saya pada Pileg 2019 lalu sekitar 27.000 suara yang unggul dibanding calon lainnya. Pileg tahun ini berdasarkan C1 suara saya 38.000 saya kira perolehan itu cukup untuk menjadi alasan saya mencalonkan diri jadi Wali Kota Cilegon," papar mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) itu.
Dalam kesempatan itu, Dede juga membandingkan perolehan suaranya dengan suara pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon yang kini menjabat Helldy Agustian - Sanuji Pentamarta (Helldy-Sanuji) pada Pilkada 2020 lalu.
"Kalau berkaca pada suara Wali Kota Cilegon pada Pilkada lalu jumlahnya 78 ribu suara, suara saya saat ini 38.000 kalau digabung sama suara partai 48.000 dan itu kita nanti tidak sendirian. Tergantung pasangan dan partai pengusung," ujar Kang Dede.
Dede Rohana bahkan mengaku sudah menyiapkan tim untuk pencalonannya pada Pilkada 2024 mendatang sebagai bukti keseriusannya mengabdi untuk Kota Cilegon.
"Kita sudah buat tim kecil, tim media hingga ahli, kalau kita dapat SK tinggal melanjutkan kerja-kerja tim. Kalau tidak dapat nanti kita bubarin," ujar Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) Banten.
Dede Rohana juga mengaku siap meninggalkan kursi DPRD Provinsi Banten jika dirinya diberi amanah menjadi Calon Wali Kota Cilegon. Namun, ia memastikan hal tersebut akan dilakukan jika dirinya mendapat kursi Cilegon 1.
"Saya siap tinggalkan kursi DPRD Provinsi Banten kalau dicalonkan sebagai Wali Kota Cilegon, tapi tidak jika untuk Wakil Wali Kota," tegasnya.
Terkait restu PAN untuk siapa yang bakal mendapat SK Calon Wali Kota Cilegon, Dede menyebut dirinya akan terus menjalin komunikasi-komunikasi positif baik dengan pihak DPD, DPW, hingga DPP PAN.
"Nanti semua akan berproses, partai sesuai amanat peraturan organisasi akan membuat tim penjaringan, jadi kader-kader terbaik PAN bisa mendaftar, bahkan putra putri terbaik Cilegon yang bukan kader juga boleh mendaftar ikut penjaringan di PAN pada waktunya nanti," jelasnya.
"Kita sebagai kader akan tegak lurus ketika SK DPP sudah keluar, siapapun yg direstui DPP kita akan dukung all out, sebelum SK DPP keluar siapapun berhak berikhtiar berlomba-lomba dalam mengambil hati masyarakat dan restu DPP PAN," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
ASN Cilegon Dilarang Hedon dan Dinas Luar Kota, Wali Kota Terapkan Aturan Ketat
-
Update Pertemuan Wali Kota Cilegon dengan BKPM Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek
-
Terima Putusan MK, Ketua Tim Pemenangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas Siap Jemput Kemenangan Tertunda
-
Profil dan Agama Robinsar Wali Kota Cilegon
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya