Suara.com - Pegiat media sosial Dokter Tifa merupakan salah satu pendukung Capres Anies Baswedan. Ia bahkan terang-terangan 'menyerang' Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial.
Kali ini, Dokter Tifa membagikan potretnya bersama Anies dan seorang lelaki lainnya bernama Adhie. Dalam cuitan mengiringi foto tersebut, ia mengaku akan mendukung Anies presiden RI hingga 15 tahun mendatang.
"Andai kemenanganmu kali ini digarong orang. Anies tahun 2029 masih 60 tahun, 2034 masih 65 tahun, 2039 masih 70 tahun. Masih banyak kesempatan buat kami punya Presiden sekeren dirimu. Doa Tifa, Adhie & sahabat-sahabatmu semuanya," tulis @DokterTifa, Senin (4/3/2024).
Cuitan Dokter pun diserbu netizen. Dari sekian yang mencela, banyak juga yang mendukung cuitannya tersebut.
"Bukan masalah kesempatan pak @aniesbaswedan mencalonkan diri, Bu. Tapi kesempatan menghentikan kecuarangan dengan cara yang sama dan terus akan dicopas ke Pemilu berikutnya. Mendiamkan kalah karena kecurangan kali ini, sama saja menutup jalan kemenangan di masa depan," kata @Patient58958550.
"Sekarang aja dok, ga ada besok-besok Pak @aniesbaswedan bukan pengemis politik dan kekuasaan 100 persen saya yakin. Tetap berjuang sekarang pak, kalau gagal berarti mereka yang merugi, kembali ke masyarakatan aja, jangan terima jabatan apapun dari rezim yang busuk, aamiin," kata @dmaswin02.
"Bukan soal waktu masih panjang,,ini soal kecurangan yg akan terus mereka lakukan sampai para cukong siapa yg harus jd presiden," tulis @ElFaruq04338685.
"Jalan terakhir, kita lantik bersama-sama bahwa presiden Indonesia adalah Anies Baswedan dengan kumpulkan surat pernyataan pengakakatan presiden, sebagaimana dulu Bung Karno didukung rakyat untuk jadi presiden Indonesia pertama," katanya.
Sebelumnya, Dokter Tifa menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai istana dajjal. Hal itu diungkapan Tifa lewat akun media sosial X-nya @DokterTifa. Tanpa basa-basi, sang dokter menyentil keras pembangunan Garuda Raksasa di IKN.
Baca Juga: Bintang Vietnam Tebar Teror Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Ketajaman Meningkat!
"Istana Dajjal yang dibuat dengan keringat dan darah rakyat!" tulis Dokter Tifa, melampirkan berita berjudul "Megahnya Garuda Raksasa yang Tegak Berdiri di Ibu Kota Nusantara", dikutip Rabu (28/2/2024).
Menurut Dokter Tifa, pembangunan IKN akan meninggalkan hutang bagi rakyat Indonesia. Bahkan, hutang yang harus dibayar hingga puluhan tahun ke depan.
"Masih belum cukup, rakyatlah yang harus bayar hutang sampai 180 tahun ke depan! Laknatullah siapapun yang memprakarsainya dan mendapat keuntungan karenanya!" katanya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Dokter Tifa: Jakarta Sengaja Dibuat Banjir, Semakin Kuat Alasan Pindah Ibu Kota
-
Dokter Tifa Sebut Garuda Raksasa IKN Istana Dajjal: Rakyat Harus Bayar Hutang Sampai 180 Tahun!
-
Dokter Tifa Cibir Gibran Keciduk Bawa Gelas Plastik, Ungkit Momen Debat Cawapres
-
Dokter Tifa Ucapkan Selamat Prabowo-Gibran Unggul Versi Quick Count: Menang Kalah Itu Biasa
-
Kaesang Unggah Foto Kampanye Saat Masa Tenang, Dokter Tifa: Mending Pake Behel
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua