Suara.com - Parlemen Perancis telah menyetujui amandemen konstitusi yang melegalkan aborsi. Keputusan itu dijadikan sebagai hak fundamental yang tercantum dalam Konstitusi Perancis.
Keputusan ini mencatat sejarah, menjadikan Perancis negara pertama di dunia yang secara resmi menjamin hak perempuan untuk melakukan aborsi. Dilansir dari aljazeera (4/3/2024) RUU tersebut diterima dengan suara 780 banding 72 pada hari Senin lalu.
RUU yang disahkan dalam sidang gabungan di Istana Versailles ini mendapatkan dukungan mayoritas dengan 780 suara banding 72. Tepuk tangan meriah menggema di ruangan menyambut hasil pemungutan suara diumumkan.
Para aktivis hak-hak perempuan di seluruh negeri menyambut gembira langkah ini. Presiden Emmanuel Macron, yang sebelumnya berjanji untuk melindungi hak aborsi setelah putusan Mahkamah Agung AS.
Baca juga:
Geng Transgender Thailand dan Filipina Baku Hantam Bikin Polisi Sampai Kewalahan, Apa yang Terjadi?
Pertama Kali di Dunia, Seniman Spanyol Menikahi Pria Hologram AI: Dia Pasangan Ideal Saya
Perancis telah melegalkan aborsi sejak tahun 1975, namun hingga saat ini hak tersebut belum tercantum dalam konstitusi. Amandemen ini menandai tonggak sejarah bagi perjuangan hak-hak perempuan dan memastikan akses terhadap aborsi yang aman dan legal bagi perempuan di Perancis.
“Kami memiliki hutang moral terhadap perempuan,” kata Perdana Menteri Perancis Gabriel Attal dikutip dari dikutip dari The Associated Press, 6 Maret 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Awalnya Tawarkan Bantuan, Tukang Ojek di Bromo Malah Lecehkan Turis Perancis
-
Profil Gabriel Attal, PM Perancis Baru Seorang Gay dan Keturunan Yahudi
-
Polisi Gerebek Praktik Aborsi Ilegal di Apartemen Kelapa Gading, Dokter dan Orang Tua Pasien Jadi Tersangka
-
Polisi Gerebek Tempat Aborsi Ilegal di Apartemen Kelapa Gading, Ibu dan Anak Diciduk Polisi
-
Polisi Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Apartemen Kelapa Gading, Sudah 20 Janin Digugurkan Sebulan Terakhir
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!