Suara.com - Maskapai Batik Air jadi sorotan publik setelah insiden pilot dan kopilot yang tertidur selama 28 menit selama penerbangan dari Kendari menuju ke Jakarta pada Januari 2024.
Pilot dan kopilot pesawat BTK6723 Batik Air A320 registrasi PK-LUV dari Kendari menuju Jakata tertidur hingga menyebabkan pesawat sempat keluar jalur penerbangan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni mengatakan maskapai perlu memperhatikan waktu dan kualitas istirahat pilot dan awak pesawat lainnya, yang mempengaruhi kewaspadaan dalam penerbangan.
“Kami akan melakukan investigasi dan review terhadap Night Flight operation di Indonesia terkait dengan Fatigue Risk Management (manajemen risiko atas kelelahan) untuk Batik Air dan juga seluruh operator penerbangan,” jelas Kristi.
Selanjutnya untuk kru BTK6723 telah di-grounded sesuai SOP internal untuk investigasi lebih lanjut dan Ditjen Hubud akan mengirimkan inspektur penerbangan yang menanganj Resolusi of Safety Issue (RSI) untuk menemukan akar permasaahan dan merekomendasikan tindakan mitigasi terkait kasus ini kepada operator penerbangan dan pengawasnya.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memberikan apresiasi terhadap KNKT serta menanggapi serius kasus Batik Air. Kami tegaskan bahwa sanksi akan diberlakukan sesuai dengan hasil investigasi yang ditemukan oleh tim investigator," jelas Kristi.
Batik Air merupakan maskapai penerbangan yang berdiri sejak 2013. Sepanjang berdiri, maspakai ini sempat beberapa kali mengalami insiden. Berikut daftar insiden maspakai Batik Air:
Lampu dan AC Pesawat Mati
Pada Novembe 2023, pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6293 yang berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Maros, Sulawesi Selatan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta sempat mengalami insiden yang bikin panik penumpang.
Baca Juga: Pilot Batik Air Tidur Jadi Sorotan Media Inggris: Bisa Jadi Tragedi Mengerikan!
Bagaimana tidak, lampu dan ac pesawat sempat mati. Insiden ini sempat viral di platform media sosial.
Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, suasana ketegangan dan panik merebak di dalam kabin pesawat Batik Air.
Karena mati listrik, AC dan lampu kabin tiba-tiba mati saat pesawat hendak lepas landas. Di klip tersebut, kabin pesawat tampak sangat gelap. Beberapa penumpang terpaksa menggunakan lampu dari ponsel mereka.
Manajemen Batik Air dalam pernyataannya kemudian menerangkan bahwa pemasokan tenaga listrik dari peralatan darat (ground power unit) mengalami gangguan yang tidak terduga, sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam menyediakan tenaga listrik tambahan untuk pesawat.
Pesawat Tabrak Landasan Pacu
Selanjutnya pada 6 November 2015, Batik Air Penerbangan 6380 menabrak landasan pacu saat mendarat sejauh 100 meter di Bandara Yogyakarta yang menyebabkan nose gear runtuh. 16 cedera dilaporkan.
Berita Terkait
-
Pilot Batik Air Tidur Jadi Sorotan Media Inggris: Bisa Jadi Tragedi Mengerikan!
-
Media Asing Soroti Insiden Pilot Batik Air Ketiduran, Singgung Kelakuan Kopilot
-
Titus Bonai Diserang SARA di Sosial Media, Netizen Murka Karena...
-
Awal Mula Pilot dan Kopilot Batik Air Tertidur, Bawa 153 Penumpang ke Luar Jalur
-
Viral Tunjukkan Gesture Seperti Ini, Reza Rahadian Ditanya Kapan Kawin?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar