Suara.com - Calon Presiden atau capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengeluarkan pernyataan nan cukup menarik perhatian. Meski terkesan mengundang tawa, namun jawaban mantan DKI Jakarta ini cukup menyelekit.
Hadir di sebuah acara King Maker, Anies ditanya mengenai pendapatnya mengenai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi Pemilu terburuk.
Penanya di acara menanyakan bagaimana pendapat Anies Baswedan mengenai pendapat Pemilu 2024. "Para aktivis demokrasi di Indonesia melihat bahwa Pemilu 2024 merupakan Pemilu terburuk, pak Mahfud setuju ternyata, menurut pak Anies bagaimana?," tanya kepada Anies.
Pertanyaan ini kemudian dijawab Anies dengan jawaban nan cukup nyelekit. Anies mengungkapkan jika dirinya baru mengikuti Pemilu tahun ini menjadi pengalaman pertamannya.
Baca Juga:
Ganjar Pranowo Pamer Makan Siang Bareng Siti Atikoh dan Alam Ganjar, Netizen: Gratis Pak?
Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK
"Saya baru ikut sekali," ucap Anies yang kemudian disambut pendengarnya dengan suara riuh dan tepuk tangan.
Jawaban ini kemudian ditekankan penanya jika pengalaman sekali tersebut tidak bisa membuatnya membandingkan dengan pengalaman sebelumnya.
Baca Juga: Celetukan Cak Imin Sebut Dirinya Ketiga Terbanyak Dipilih sebagai Capres di Jatim: Maaf Mas Anies
"Jadi belum ada perbandingan," sambung penanya kemudian.
Anies kembali menegaskan jawaban mengenai pengalaman sekalinya tersebut.
"Jika sudah berkali-kali pasti tahu, saya baru ikut sekali. Katanya begitu (pemilu terburuk)," aku Anies.
Lalu penanya tidak sampai di jawaban tersebut, ia pun menanyakan apakah Anies juga syok dengan kondisinya.
"Ya nah ini juga, kenapa disebut terburuk. Terburuk itu berasal dari kita yang ingin perubahan, tapi bagi yang melakukan pelanggaran, situasi ini menjadi pelanggaran terbaik," ucap Anies kemudian menegaskan.
Video ini kemudian ramai dibahas netizen. Jawaban Anies disebut cukup mengundang perdebatan di media twitter setelah video Anies ini dibagikan ulang akun @Mdy_Asmara1701.
Berita Terkait
-
Soroti Kecurangan Pemilu, TePI Indonesia: Karena Aturan Lemah dan Bawaslu Bagai Jubir Peserta!
-
Celetukan Cak Imin Sebut Dirinya Ketiga Terbanyak Dipilih sebagai Capres di Jatim: Maaf Mas Anies
-
Dahnil Anzar Ungkap Prabowo Subianto Miliki Kesabaran Luar Biasa: Rasa Cinta Kepada Publik
-
Menyala Abangku! Cak Imin Laris Manis Dijepret Wanita Cantik saat CFD
-
Ditanya Bila Nanti Ditawari Jadi Menteri, Anies Baswedan: Kita Tunggu Waktu
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur