Suara.com - Seorang influencer asal Malaysia bernama Hafiz Muhamad menjadi dikecam publik setelah videonya saat hendak mencium hajar aswad viral di media sosial. Dalam video tersebut, Hafiz terlihat memaksa mendekati hajar aswad dan membuka jalan bagi istri dan timnya untuk mendekat.
Ia bahkan terlihat menghalangi orang lain yang ingin mencium batu yang diyakini berasal dari surga tersebut. Aksi Hafiz ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Menteri Agama Malaysia, Mohd Na'im Mokhtar.
Na'im menegur Hafiz dan mengingatkannya agar menggunakan pengaruhnya untuk hal-hal baik.
"Saya berpesan khususnya kepada teman-teman influencer untuk memanfaatkan pengaruhnya demi kebaikan," kata Na'im seperti dilansir Malaysia Gazette.
Na'im juga menjelaskan bahwa influencer seharusnya menyadari batasan-batasan tertentu, khususnya dalam konteks ibadah.
Baca juga:
Tak Sanggup Bayar Utang Judi di Singapura, Turis China Pakai Taktik Pura-pura Diculik
Baik Dikonsumsi Saat Ramadan, Ini 5 Jenis Kurma Termahal di Dunia, Pernah Coba?
Menurutnya, ada hal-hal yang harus seimbang antara meraih popularitas dan mengajak masyarakat menuju kebaikan.
Hafiz sendiri telah meminta maaf atas aksinya tersebut. Ia menjelaskan bahwa dirinya bertindak demikian agar tak ada stafnya yang menyesal karena tidak bisa mencium hajar aswad.
"Saya doakan Anda semua mendapatkan rezeki untuk bisa ke sini dengan keberanian, keikhlasan, dan insya Allah ibadahnya diterima. Saya tidak marah dengan yang berkomentar negatif, saya mengerti persepsi kalian," kata Hafiz.
"Maafkan saya jika video yang saya sebut kenangan itu menciptakan banyak persepsi bagi sahabat-sahabat semua," tutup dia.
Berita Terkait
-
Punya Kemampuan Langka, Jokowi Diusulkan Jadi Ketua Koalisi Seperti Barisan Nasional Malaysia
-
Pria Malaysia Ini Dianggap Beruntung, Nikahi Dua Perempuan di Satu Pesta Pernikahan
-
Yamaha Aerox Mendadak Kena Recall, Ini Komponen yang Bermasalah
-
Gagal Jadi Atlet, Begini Perjalanan Karier Influencer Zulhilmi
-
Tak Cuma di Indonesia, Neta Juga akan Buka Pabrik di Negeri Tetangga?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025