Suara.com - Habib Rizieq Shihab mengomentari aturan Menteri Agama mengenai larangan menggunakan speaker luar masjid saat salat tarawih di bulan ramadan.
Habib Rizieq Shihab tidak sependapat dengan aturan tersebut sebab menurutnya hal itu adalah tradisi yang sudah lama berlangsung di Indonesia.
"Ada menteri ngomong tarawih ga boleh pakai speaker. Saya bukan fitnah, ada ga ngomong begitu? Mana tuh orangnya?" ujar Habib Rizieq saat acara Tawaqquf Sementara Majelis Taklim Al Islami yang tayang di Youtube Sudar Production pada 8 Maret 2024.
"Tuh menteri dari dia belum lahir, dari dia berak di celana, dari bapak moyangnya dulu juga yang namanya tarawih di mana-mana masjid pakai speaker, betul? tadarusan pakai speaker, betul?" lanjut mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini.
Menurut Rizieq, kalau ada orang yang terganggu dengan suara speaker masjid maka orang itu jangan tinggal di dekat masjid.
"Pake bilang jangan mengganggu orang, yee eh lu ga mau keganggu sama speaker masjid lu pindah ke kuburan, noh di kuburan noh ga ada speaker, suruh beli tanah di tengah kuburan, lu tinggal di kuburan," tuturnya.
Rizieq Shihab mengatakan, orang yang tingggal di samping masjid harus siap mendengar suara azan lima waktu, suara salat berjamaah, suara orang salat tarawih, tadarus dan tarhiman.
Jika sekarang yang dilarang adalah speaker tarawih menurut Rizieq, bukan tidak mungkin ke depannya yang dilarang adalah penggunaan speaker untuk salat lima waktu.
"Sekarang dilarang tarawih ga boleh pakai speaker, besok yang dilarang salat lima waktu jangan pakai speaker, nanti yang dilarang azannya, nanti lama-lama yang dilarang salatnya. Ga boleh didiemin yang kaya begini mesti dilawan," tegas Rizieq.
Baca Juga: Hukum Shalat Tarawih Tapi Belum Shalat Sunah Badiyah Isya, Emang Boleh?
"Kasih tahu kalau ada orang keganggu sama speaker masjid lu jangan tinggal dekat masjid, goblok. Cari tanah dekat kuburan, dekat tempat pembuangan sampah. Nih orang-orang yang terganggu pada ga solat bu ya," paparnya.
Berita Terkait
-
Hukum Shalat Tarawih Tapi Belum Shalat Sunah Badiyah Isya, Emang Boleh?
-
Rugi Besar Rajin Tarawih Tapi Tak Kerjakan Salat Sunah Ini, Buya Yahya: Pahalanya Lebih Besar!
-
Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Shalat Witir Tarawih? Ini Tata Cara yang Benar
-
Aturan Speaker Masjid Selama Ramadhan yang Disinggung Gus Miftah, Bolehkah Terus Digunakan?
-
Publik Soroti Momen Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Berangkat Tarawih: Cocok jadi Rakyat Pak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar