Suara.com - Seorang guru perempuan yang berstatus istri serta ibu lima orang anak jadi viral. Si ibu guru ini kedapatan menjalin hubungan terlarang dengan anak didiknya yang berusia 16 tahun.
Peristiwa tak lazim ini jadi viral di negara tetangga Malaysia. Melansir dari laporan Astro, Senin (25/3), kasus ini sampai membuat pihak kepolisian ikut bergerak menyelidiki.
Menurut kepala kepolisian daerah Sepang, Malaysia, Komisioner Wan Kamarul Azran Wan Yusof, pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwa anaknya yang masih berusia 17 tahun memiliki bekas memerah di bagian leher.
Baca juga:
"Pengakuan dari si anak yang berusia 16 tahun itu, bekas merah di leher itu didapat setelah harus menjalani ujian ulang matematika," ungkap Wan Kamarul.
Dari penelusuran kemudian terungkap bahwa si anak diajak oleh gurunya yang berusia 37 tahun ke area sepi di perpustakaan sekolah. Peristiwa ini terjadi pada 12 Desember 2023.
Menurut laporan pihak kepolisian, si anak mengaku melakukan hubungan tak pantas dengan gurunya tersebut.
Sementara itu, mengutip dari Sinar Plus, hubungan terlarang antara guru dan murid ini berawal dari saling kirim pesan dan video di aplikasi percakapan.
"Dari pesan itu, guru perempuan dan ibu lima orang anak itu kedepatan berulang kali mengirimkan pesan tak senonoh ke WA anak didiknya," tulis laporan media Malaysia tersebut.
Baca Juga: Bercanda dengan Teman Kantor, Tangan Wanita Malaysia Ini Nyangkut Digagang Pintu
Baca juga:
Menurut asisten kepala divisi investigasi seksual perempuan dan anak kantor kepolisian Bukit Aman, Komisisaris Siti Kamsiah Hassan, laporan kepada polisi sudah dibuat sejak Desember tahun lalu dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, pihak keluarga si murid mengaku bahwa mereka sudah dihubungin oleh Kemendikbud-nya Malaysia baru-baru ini setelah kabar anaknya viral di platform sosial media.
Kasus viral ini membuat sejumlah pihak di Malaysia angkat bicara. Organisasi orang tua murid dan guru, PIBGN mengecam aksi guru tersebut.
Menurut ketua PIBGN Datuk Mohammad Ali Hasan, guru tersebut masih berstatus istri dan tidak seperti itu tidak bisa ditolerir. Hal sama juga diungkap oleh Kementerian Pendidikan.
Berita Terkait
-
Bercanda dengan Teman Kantor, Tangan Wanita Malaysia Ini Nyangkut Digagang Pintu
-
Ahmad Sahroni Heran Poster Demo Tangkap Dirinya Beredar: Emang Kenapa Sama Saya?
-
Detik-detik Pria Bercadar Menyusup ke Jemaah Wanita, Langsung Diamankan!
-
'Ngemis' di Aplikasi Demi Beli Mobil Miliaran Rupiah, Segini Pendapatan Livy Renata dari YouTube
-
Postingan Dihina Gegara Ada Logo CapCut, Respons Admin Partai Gerindra Bikin Ngakak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur