Suara.com - Publik Indonesia di platform media sosial X tengah riuh setelah keberhasilan Timnas Indonesia menghajar Vietnam dengan skor telak 3-0, Selasa (26/3).
Di platform media sosial X, cuitan tentang keberhasilan Timnas Indonesia disuarakan oleh banyak netizen. Cuitan Vietnam vs Indonesia bahkan menjadi trending topic.
Di tengah riuh kegembiraan pendukung Timnas Indonesia di X, capres nomor urut 01, Anies Baswedan juga ikutan membicarakan mengenai sepak bola. Anies tak berbicara mengenai keberhasilan Timnas Indonesia kalahkan Vietnam.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu unggah video dengan narasi perihal Jakarta International Stadium (JIS). Pada cuitannya itu, Anies menyebut bahwa JIS lebih dari sekedar stadion sepak bola.
"Jakarta International Stadium, lebih dari sekadar stadion bola. JIS menjadi harapan baru bagi kita semua untuk lahirnya prestasi-prestasi kelas dunia," tulis Anies pada pukul 21:21 WIB.
Menurut Anies Baswedan, bahwa JIS bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan ruang persatuan masyarakat Indonesia.
"Menjadi motor penggerak ekonomi kawasan utara Jakarta, dan menjadi ruang persatuan, di mana kita bisa merasakan kemajuan, kebanggaan, kebersamaan, dan kesetaraan bagi warga Jakarta, warga Indonesia dan warga dunia," sambung Anies.
Cuitan Anies tentang JIS di momentum Timnas Indonesia menghajar Vietnam pun membuat sejumlah netizen berikan komentarnya.
"Tp sayang untuk diubah sama kebijakan baru," balas salah satu netizen.
Baca Juga: Catatan Buruk Philippe Troussier vs Timnas Indonesia: 5 Pertandingan, 5 Kekalahan
Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Vietnam pada laga tandang yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi.
Tiga gol kemenangan tim Merah Putih masing-masing dicetak oleh Jay Idzes menit ke-9, Ragnar Oratmangoen pada 23 dan satu gol penutup menit ke-90 oleh pemain pengganti Ramadhan Sananta.
Hasil ini sekaligus meruntuhkan rekor buruk skuad Garuda. Seperti diketahui Timnas Indonesia sudah 20 tahun tidak pernah menang atas Vietnam di Hanoi.
Dengan tambahan tiga poin, Timnas Indonesia yang kini mengantongi tujuh poin dari empat pertandingan bertahan di posisi dua klasemen sementara Grup F. Diikuti Vietnam di posisi tiga dengan tiga poin.
Berita Terkait
-
Catatan Buruk Philippe Troussier vs Timnas Indonesia: 5 Pertandingan, 5 Kekalahan
-
Dejavu Penyelamatan Gemilang Ernando Ari Lawan Vietnam, Mirip di Piala Asia 2023
-
4 Fakta Menarik Timnas Indonesia Permalukan Vietnam di My Dinh, Trio Naturalisasi Bersinar!
-
Klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Timnas Indonesia dan Irak Pesta Gol
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
KPK Buka Peluang Terapkan Pasal TPPU Kepada Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Cara Benar Isi Jumlah Tanggungan Orang Tua di Portal SNPMB 2026
-
Ini Bocoran Isi RUU Perampasan Aset yang Dipaparkan Badan Keahlian DPR di Komisi III
-
RUU Perampasan Aset: BK DPR Jelaskan Skema Non-Vonis untuk Pelaku Kabur atau Meninggal
-
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji