Suara.com - Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi memberikan penjelasan mengenai beredarnya konten prewedding sepasang kekasih menggunakan tank sebagai properti foto.
Di mengatakan bahwa pria dalam video tersebut anggota satuan Silog Kima/Yon Kav 2/TC berinisiap Pratu TLA yang melakukan sesi pemotretan pada 24 Maret 2024.
Menurut Kristomei, penggunaan tank dalam pemotretan prewedding itu dilakukan Pratu TLA tanpa tujuan untuk pamer.
“Kebetulan yang bersangkutan memang anggota satuan Silog Kima/Yon Kav 2/TC. Tujuan video tersebut bukan untuk pamer, namun hanya semata mata wujud rasa bangga yang bersangkutan sebagai prajurit Korps Kavaleri,” kata Kristomei kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024).
Lebih lanjut, dia menegaskan penggunaan tank untuk foto tersebut tidak melanggar aturan. Sebab, sesi pemotretan dilakukan di dalam markas dan pasangan tersebut sudah mendapatkan izin untuk menggunakan tank sebagai properti foto.
“Untuk pengambilan foto itu dilakukan di dalam satuan, Yonkav-2/TC yang berada berada di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, bukan di jalanan umum,” ujar Kristomei.
“Selama tidak mengganggu operasional dan tidak dilakukan pada tempat tempat terbatas dan rahasia, serta ada izin dari komandan satuan yang bersangkutan, tidak masalah,” lanjut dia.
Kristomei juga menyebut video yang beredar di media sosial itu disebarluaskan oleh pihak fotografer tanpa sepengetahuan Pratu TLA dan pasangannya.
Perlu diketahui, beredar video di mesia sosial X (dulu Twitter) yang menunjukkan sepasang kekasih melakukan sesi pemotretan prewedding menggunakan dua tank sebagai properti.
Baca Juga: Momen Lucu Brisia Jodie Prewedding dengan Monyet, Netizen Salfok Tangan Hewan di Area Sensitif!
Pasangan tersebut terlihat sedang bergaya di depan tank dengan seorang perempuan memakai gaun putih panjang dan pria yang mengenakan seragam TNI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Viral Trotoar Tebet Barat Berubah Jadi Pangkalan Truk Tinja, Terjadi Pembiaran Parkir Liar?
-
Momen Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Menangis Jelang Vonis Perkara Tata Kelola Minyak
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah
-
Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi