Marahkah saya? Gusarkah saya? Jawabannya tidak. Meski saya tahu dibalik serangan jagat maya ini ada “penumpang gelap” lain yang ikut menunggangi untuk mendiskreditkan saya.
Jadi sebenarnya, saya lebih memilih nasehat novelis Brasil Paulo Coelho. Dia bilang,”Jangan buang waktumu dengan penjelasan. Orang hanya akan mendengar apa yang ingin mereka dengar."
Nah, jadi daripada berlama-lama mengurusi ekspresi selebrasi, saya ingin lompat ke hal yang lebih produktif untuk kepentingan timnas. Khususnya timnas U23 yang Senin (1/4) lusa sudah akan menjalani TC di Dubai UEA sebelum menuju Qatar untuk Piala Asia U23 tanggal 15 April sampai 3 Mei mendatang.
Persoalan gawatnya, timnas U23 tidak mendapat dukungan penuh dari klub-klub Liga 1. Hingga Sabtu (30/3) malam, masih banyak klub yang menolak melepaskan pemainnya ke timnas U23. Liga 1 pekan ke-31 pun masih sesuai jadwal yakni Senin (1/4) hingga Kamis (4/4).
Inilah persoalan serius yang bikin STY pusing kepala. Permintaannya kepada klub-klub agar melepas pemainnya, tidak digubris sama sekali. Artinya STY pun harus introspeksi.
Usai Piala Asia Januari kemarin, ia mengkritik Liganya harus diperbaiki. Tapi ia juga tetap enggan berkomunikasi dengan stakeholders liga entah itu klub atau para pelatihnya.
Nah, sekarang ketika STY membutuhkan dan memohon pemain dari Liga 1, klub-klub balik mengacuhkannya.
Kalau sudah begini maka timnasnya yang terancam dan bakal runyam.
Tapi kita semua tentu tidak ingin timnasnya yang jadi korban. Jadi disituasi krusial seperti ini, saya menyarankan PSSI turun tangan. Dalam hal ini Ketum PSSI Erick Thohir harus turun langsung memanggil operator liga PT.LIB untuk mendapatkan solusi.
Baca Juga:
Baca Juga: Borneo FC Resmi Peringkat 1 di Klasemen BRI Liga 1 2023-2024
Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia Berubah, Trik Shin Tae-yong Kelabuhi Vietnam?
Kejutan Shin Tae-yong vs Vietnam: Hokky Caraka Bikin Ragnar Oratmangoen Tergeser
Saran saya, solusi terbaik disituasi yang sudah mendesak ini adalah meliburkan sementara kompetisi Liga 1. Jadwal Liga 1 pekan ke-31 sampai 34, untuk sementara ditunda dan dijadwal ulang. Ini resiko yang suka tidak suka harus diambil PSSI dan terpaksa diterima oleh klub-klub Liga 1.
Tidak ada jalan lain lagi. Agar klub tidak dirugikan secara teknis karena pemain intinya memperkuat timnas, lebih baik kompetisi diliburkan dulu. Polemik selesai, dan jadwal TC timnas ke Dubai bisa sesuai rencana.
Jadi demi timnas, saran saya Liga 1 diliburkan saja dulu!
Tangerang, 30 Maret 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas