Suara.com - Uang sebesar Rp271 triliun dari hasil korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah yang melibatkan Harvey Moeis dan Helena Lim yang terjadi selama 2015 hingga 2022 membuat penasaran netizen.
Bukan tanpa alasan, uang sebanyak itu tentu bisa dimanfaatkan oleh banyak orang termasuk untuk mensubsidi harga beras di tengah masyarakat yang masih tinggi.
Hal ini membuat penasaran salah satu netizen di TikTok. Melalui akun @rumahsurabaya.group, akun yang intens menunjukkan desain rumah idaman masyarakat ini menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk menggambarkan sebanyak apa jika uang Rp271 triliun ada di depan mata.
Bahkan akun ini memanfaatkan AI untuk membantu menunjukkan seberapa banyak gorengan takjil yang bisa dibeli jika saja Harvey Moies iseng menggunakan uang Rp271 triliun tersebut untuk kebaikan di bulan Ramadan.
Baca Juga:
Punya Jet Pribadi Rp270 M, Suami Korup Rp271 T, Sandra Dewi Kaget Token Listrik Bisa Bunyi
Korupsi Rp271 T Bareng Harvey Moeis, Helena Lim Akui Bisa Kaya Gegara 'Curangi' Bank
"Uang Rp271 triliun jika dibelanjakan," tulis caption video dikutip Minggu (31/3/2024).
Pada gambar pertama akun pribadi tersebut menunjukkan seberapa banyak uang Rp271 triliun itu jika ditumpuk. Hasilnya terdapat gambar gedung tinggi yang dibangun menggunakan uang kertas.
Pada gambar selanjutnya, akun tersebut memerintahkan bagaimana jika uang tersebut dibelikan rumah. Hasilnya, hampir satu frame dalam gambar menunjukkan jumlah rumah-rumah yang sangat banyak, bahkan bisa dibuat satu gedung besar membentuk sebuah kota penuh rumah.
Akun tersebut juga memerintahkan AI untuk menggambarkan jika Rp271 triliun dibelikan motor dan mobil. Tak hanya itu ia mulai meminta agar AI menunjukkan bagaimana jika dibelikan beras, permen, mie ramen, hingga gorengan.
Pada gambar gorengan ini tentu menarik perhatian. Gorengan yang kerap manusia santap saat santai atau pelengkap untuk makan siang bisa dibeli seharga Rp500-1.000 bahkan lebih.
Artinya menghabiskan Rp271 triliun untuk membeli gorengan saja pasti sangat melimpah. Terlihat akun tersebut menunjukkan bangunan berbentuk gorengan dari tempe dan tahu, di mana manusia hanya secuil dari bentuk gorengan yang disusun menjadi bangunan.
Gambaran AI itu pun mendapat respon netizen. Ada yang terkejut, adapun yang beranggapan memang lebih baik uang sebanyak itu untuk dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Rp271 triliun sebanyak itu?" ujar netizen memberi emoticon terkejut.
Berita Terkait
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
7 Cara agar Kualitas Video TikTok Tidak Pecah dan Buram, Pengaturan Ini Sering Terlewat
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Sosok di Balik Akun Anaknya Mas Joko, Konten Tutorial Sederhananya Panen Pujian
-
TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM