Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan membatasi waktu istirahat bagi pemudik yang melepas lelah di kawasan rest area.
Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Doni Hermawan mengatakan, penerapan kebijakan tersebut digunakan guna menghindari kepadatan di jam-jam krusial seperti buka puasa dan sahur.
"Kita koordinasikan dengan pengelola rest area, dan kita imbau masyarakat yang nanti akan beristirahat menggunakan rest area diharapkan masyarakat tidak terlalu lama. Maksimal 30 menit karena nanti ada kepadatan, biasanya ada di jam-jam buka puasa dan sahur,” kata Doni, di Lapangan Silang Monas, Kamis (4/4/2024).
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk menggunakan rest area selanjutnya, bila tempat sebelumnya sudah penuh. Terlebih jika antrean masuk rest area sampai bahu jalan. Bila hal tersebut terjadi, maka secara tidak langsung mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Tidak ada yang memaksakan masuk jika rest area sudah penuh. Jadi jangan sampai masyarakat menunggu di bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas,” katanya.
Sebelumnya, Korlantas Polri akan memberlakukan tilang elektronik atau ETLE untuk pelanggaran ganjil-genap (gage) saat mudik lebaran. Khusunya bagi para pengendara yang melintasi Tol Cikampek saat arus mudik lebaran Idul Fitri 2024.
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan untuk mencegah kepadatan kendaraan, pihaknya tidak memberhentikan pengendara atau memutarbalikan kendaraan yang sedang melintas, namun para pengendara yang plat nomornya tidak sesuai bakal ditilang.
“Jadi sesuai tanggal nya, tanggal 5 berarti yang ganjil, tanggal 6 berarti yang genap. Kita tidak melakukan putar balik, kita tidak melakukan penghentian, artinya ini terus, namun pengawasanya kita berlakukan kamera Etle,” tutur Aan, di lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).
Aan menyebut, pihaknya telah memasang kamera Etle di pintu masuk Tol Cikampek. Kemudian beberapa kamera lainnya juga dipasang di titik-titik ruas jalan tol tersebut.
Baca Juga: Mulai 5 April, Polda Metro Jaya Berlakukan Contraflow di KM 32-72 Tol Japek
Aan memastikan tidak ada interaksi petugas dengan para pemudik agar meminimalisir kemacetan.
“Artinya kita tidak mau ada interaksi ya. Jadi kita pure menggunakan Etle,” jelasnya.
Nantinya, setelah libur lebaran Idul Fitri berakhir, Korlantas Polri bakal mengirimkan surat konfirmasi sesuai alamat yang ada di STNK.
“Nanti setelah libur tanggal 16 selesai, itu kalau yang melanggar ada surat konfirmasi datang ke alamat stnk. Konfirmasi, untuk menanyakan betul gak jam sekian tanggal sekian, mobilnya melewati Jakarta-Cikampek,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Aan, pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas, untuk arus mudik sendiri rekayasa lalu lintas bakal dilakukan dari tanggal 5-9 April 2024.
“Jadi penerapan nya ini mulai tanggal 5, jam 14.00 WIB sesuai SKB. Sampai dengan tanggal 9 pada saat arus mudik. Saat arus balik juga sama dari 414 sampai dengan Km 0 di Jakarta Cikampek itu mulai tanggal 12-16 (April) dini hari,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement