Suara.com - Seorang turis Amerika Serikat berusia 80 tahun tewas setelah seekor gajah jantan mengamuk, menyerang kendaraan safari yang ditumpanginya di Taman Nasional Kafue, Zambia.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu pagi lalu saat kendaraan yang membawa enam tamu dan seorang pemandu sedang dalam perjalanan berburu.
Gajah jantan tersebut tiba-tiba mengamuk dan menyerang kendaraan, menyebabkan seorang wanita tua yang ikut trip tersebut terluka parah.
Dia kemudian diangkut ke rumah sakit di Afrika Selatan, namun sayang nyawanya tidak tertolong. Empat orang lainnya dalam kendaraan tersebut juga mengalami luka ringan.
Melansir ABC, menurut Wilderness, perusahaan yang mengoperasikan safari, pemandu safari sudah terlatih dan berpengalaman, namun medannya sulit dilalui sehingga kendaraan tidak dapat dijauhkan dari gajah dengan cukup cepat.
Baca juga:
Sinergi Jaga Ekosistem Gajah, PHR Raih Penghargaan Bergengsi Internasional
Kematian Gajah Rahman, Eksternal dan Internal TNTN Diperiksa Polisi
Setelah serangan itu, manajemen Taman Nasional Kafue dan pihak berwenang lainnya segera dipanggil untuk membantu.
Wilderness bekerja sama dalam penyelidikan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Jenazah wanita tua itu akan dipulangkan ke keluarganya di AS dengan dukungan dari pihak berwenang Zambia dan Kedutaan Besar AS di Lusaka.
Insiden penyerangan gajah ini viral di media sosial yang menunjukkan detik-detik seekor gajah besar mengamuk dan menyerang kendaraan safari tersebut.
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Sebut AS-China Beri Selamat ke Prabowo Pemenang Pilpres 2024, Warganet: Tidak untuk Gibran
-
Nelayan Bule Asal AS Ini Diserbu Netizen Indonesia, Dapat Julukan 'Kang Jacob'
-
Bak Film Final Destination, Pria di Oregon Nyaris Terkena Mata Gergaji yang Tiba-tiba Terlepas
-
5 Resep Cara Membuat Kue Kering Lebaran Terbaru Tanpa Mixer dan Oven, Gampang Banget!
-
3 Fakta Menarik yang Disorot Media AS usai Timnas Indonesia Bantai Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah