• Terakhir, Anda bisa memantau bagaimana kondisi jalanan yang akan dilewati sesuai dengan indikasi warna yang muncul.
Tol Kita merupakan sebuah aplikasi buatan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) milik Kementerian PUPR. Cara menggunakannya adalah dengan mendownload aplikasi Tol Kita di Google Play Store atau App Store.
Setelah aplikasi terinstall di ponsel pintar Anda, selanjutnya masuk ke menu “CCTV” dalam laman utama aplikasi. Lalu klik sampai terlihat tayangan siaran real time lalu lintas yang terdapat di lokasi yang akan dilalui.
3. CCTV Mudik RTTMC
Dengan menggunakan layanan CCTV ini, Anda bisa memantau secara langsung kondisi lalu lintas di lebih dari 30 titik lokasi jalanan yang rawan dengan kemacetan. Layanan satu ini dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, dan bisa diakses melalui situs RTTMC (Road Transport and Traffic Management Center) di https://rttmc.dephub.go.id.
4. Waze
Hampir sama dengan Google Maps, Waze juga memiliki fitur yang dapar menampilkan bagaimana kondisi lalu lintas di jalan raya. Dalam tampilan peta Waze, juga ada tiga warna yang menandakan kondisi lalu lintas jalan.
Masing-masing terdiri dari merah yang artinya sedang terjadi kemacetan, kuning menunjukkan kondisi jalam sedang ramai lancar, serta abu-abu yang berarti kondisi lalu lintas sedang berjalan lancar.
Baca Juga: Ragam Pesan unik dan Menyentuh Para Pemudik Sepeda Motor
Cara cek kondisi lalu lintas di Waze:
• Buka aplikasi Waze dan pastikan Anda telah mengizinkan untuk mengakses fitur Lokasi di HP
• Masukkan rute perjalanan
• Setelah itu, kondisi arus lalu lintas dalam beberapa ruas jalan akan langsung muncul di peta Waze
• Anda bisa mengikuti jalur terbaik yang telah ditentukan.
5. Travoy
Berita Terkait
-
Ragam Pesan unik dan Menyentuh Para Pemudik Sepeda Motor
-
Longsor Tol Bocimi Perparah Kemacetan di Jalur Mudik Sukabumi, Ini Titik Terpadat
-
Pemudik Sepeda Motor Mulai Banjiri Jalanan Kalimalang
-
Nicholas Saputra Ngaku Tak Pernah Mudik saat Lebaran, Para Fans Langsung Open House
-
Pastikan Kemananan Penumpang Mudik Lebaran, Kapolri: Belum Ada Informasi Kejahatan Berarti
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing