Suara.com - Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka belum lama ini membagikan sebuah konten yang menyebutkan pasangan AMIN menang pilpres berdasar survei LSI.
Melalui akun Twitternya, Gibran menunjukkan unggahan lawas yang menyebutkan AMIN unggul dalam pilpres.
"Sesuai LSI ternyata AMIN Unggul, ternyata datanya tertukar ini baru asli, Anies Baswedan unggul 17 Februari 9.30 WIB oleh KPU," tulisnya.
Menanggapi hal itu, Gibran Rakabuming Raka merespon dengan singkat.
"Ya Pak," kata Gibran, Minggu (7/4/2024).
Entah untuk menyindir atau sekadar guyonyan nyatanya konten yang diunggah ulang oleh Gibran itu menuai tanggapan miring netizen.
"Sekelas cawapres masih ngeladenin berita hoaks begini, yang to***** mereka apa elu...atau sama sama t****," tulis dika.
"Haus validasi si samsul," kata raden.
"Ngapain di up lagi? terus aja pecah berserakan rakyat gausah disatuin! Hapus sekalian sila persatuan..Gini amat mental wapres baru," tulis melody.
Baca Juga: Puan Maharani Tak Beri Arah Jelas soal Hak Angket, Sudah Deal dengan Prabowo?
"Pak wapres kenapa sih yang kaya gini di QRT? Njenengan harusnya mundak lah levelnya tidak lagi ikutan bikin gaduh lebih bijak," kata nalar.
"Berharap ini yg posting itu adminnya, bukan mas gib. kek kecewa aja udh mau jd wapres, seakan2 pengen liat rakyatnya saling serang. pdhl banyak jg berita hoaks yg lebih bisa buat dibantah dan bisa mencerahkan masyarakat jg," tulis miww.
Gibran Didiskualifikasi
Sementara itu pascahasil pilpres 2024 keluar yang memenangkan pasangan Prabowo dan Gibran, kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud kompak menggugat hasil pilpres lantaran dianggap banyak terjadi kecurangan.
Tak hanya itu, kubu AMIN bahkan meminta Mahkamah Konstitusi untuk mendiskualifikasi Gibran karena dianggap tak memenuhi syarat pencalonan. Mereka meminta pilpres digelar kembali tanpa keikutsertaan Gibran.
Di kesempatan yang lain, cawapres Mahfud MD menyebut bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki sejumlah opsi keputusan yang berkeadilan untuk semua yang terlibat dalam sengketa Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta