Suara.com - Selalu ada cerita unik dalam momen mudik lebaran. Berbagai cara dilakukan untuk dapat bertemu dengan keluarga di kampung halaman untuk sekedar berbagi kebahagiaan di hari kemenangan.
Seperti yang dilakukan oleh pasangan suami istri, Siti Aminah (46) dan Edi (51). Keduanya rela harus kerepotan saat menempuh perjalanan mudik dari Tangerang menuju kampung halaman di Lampung.
Bagaimana tidak, dengan menggunakan sepeda motor, keduanya pun harus membawa begitu banyak kue-kue yang merupakan pesanan sanak keluarga. Tak tanggung-tanggung, barang bawaannya yang dibawanya diperkirakan mencapai 100 kilogram.
"Ini bawa kue banyak, kue bolu, semua kue. Kira-kira 100 kilogram (beratnya). Emang udah pesanan keluarga (di Lampung), demi keluarga," kata Siti Aminah saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan pada Senin (8/4/2024).
Baca juga:
Dengan menggunakan keranjang besar, kedua pasutri itu menyimpan kue-kue pesanan di dalamnya. Bahkan sebelah lengan Siti Aminah ikut memegang satu bingkisan besar lain sehingga membuatnya tampak cukup kerepotan saat duduk di motor bebek yang dikendarai suaminya itu.
Namun, baik Siti Aminah maupun suaminya terlihat tetap menikmati setiap momen perjalanan menuju kampung halaman meski harus direpotkan oleh barang bawaan yang merupakan pesanan keluarga tercinta.
"Yah repot juga sih, tapi sudah biasa, dinikmati saja," ujar Siti Aminah.
Baca juga:
Siti Aminah dan suami merupakan salah satu pemudik bersepeda motor yang turut melakukan penyebrangan menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan, Cilegon Banten menjelang H-2 lebaran 2024.
Menghindari antrian pemudik sepeda motor yang lebih parah menjadi alasan keduanya memilih pulang kampung di H-2 lebaran 2024 atau Senin (8/4/2024), meskipun agak mepet.
"Yah emang mau pulang hari ini aja (Senin), kayaknya ga terlalu macet ya. Soalnya kemarin-kemarin denget parah banget (macetnya)," tandas Siti Aminah.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Ussy Sulistiawaty Belanja Kebutuhan Lebaran di Pasar, Langsung Mode Serius Bak Emak-Emak pada Umumnya
-
Pelatih Persita Tangerang Fokus Pada Intensitas Permainan di Sepekan Terakhir
-
Penjelasan MUI Soal Jemaah Aolia Di Gunung Kidul: Tak Sesat, Tapi Menyimpang
-
Pelanggar Ganjil Genap saat Mudik Lebaran Dipastikan Terekam Tilang Elektronik
-
Agama Nicholas Saputra, Aktor yang Tidak Pernah Mudik saat Lebaran
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover
-
Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh
-
Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR