Suara.com - Ratusan ribu pemudik mulai meninggalkan Jakarta menuju kampung halaman masing-masing. Bus merupakan salah satu moda transportasi publik yang banyak digunakan masyarakat saat mudik lebaran.
Salah seorang pemudik yang menggunakan bus adalah Dian (27). Dia mengatakan, dirinya bakal bertolak menuju Wonogiri, Jawa Tengah.
Dian mengaku awalnya ia ingin mudik pada Minggu (7/4/2024). Namun rencananya gagal lantaran bus yang ingin ditumpanginya tak kunjung datang.
Baca Juga: Pasutri Tangerang Mudik Pakai Motor Bawa Kue Seberat 100 Kg Demi Keluarga di Lampung
Meski telah membawa barang bawaan, Dian yang merupakan warga Tanjung Duren itu terpaksa harus kembali ke rumah akibat bus yang ia tunggu tak kunjung datang.
“Sebenarnya mau mudiknya kemarin, tapi busnya gak datang. Akhirnya tiket saya direfund. Uangnya sih balik, utuh,” kata Dian, saat ditemui awak media di Terminal Grogol, Grogol Petamburan, Senin (8/4/2024).
Tak hanya sekali, lanjut Dian, dirinya sampai mengalami dua kali pengembalian tiket atau refund.
Pertama saat Minggu (7/4/2024) malam. Kemudian, pada Senin (8/4/2024) pagi tadi.
Baca Juga: Pelanggar Ganjil Genap saat Mudik Lebaran Dipastikan Terekam Tilang Elektronik
“Jadi semalam sampai pukul 11 nunggu, terus pulang lagi. Pagi tadi datang lagi kemudian sempat pulang lagi karena busnya belum datang juga,” katanya.
Dian mengatakan, keterlambatan bus yang ingin ditumpanginya gegara adanya kebijakan satu arah atau one way. Sehingga bus yang telah berangkat, tertahan saat kembali ke Jakarta.
“Katanya karena kemarin kan ada saru arah tuh,” ujarnya.
Dian beruntung, karena rumahnya tidak jauh dari terminal Grogol. Meski demikian ia merasa repot karena harus membawa barang bawaan dan anaknya yang masih berusia 4 tahun.
“Ya meski rumah dekat tapi kan repot juga bawa barang bawaan sama anak kecil,” ujar dia.
Berita Terkait
-
Pasutri Tangerang Mudik Pakai Motor Bawa Kue Seberat 100 Kg Demi Keluarga di Lampung
-
Pelanggar Ganjil Genap saat Mudik Lebaran Dipastikan Terekam Tilang Elektronik
-
Viral Cekcok Pemudik vs Polisi di Pelabuhan Merak, Petugas Dituding Utamakan Bus
-
Menhub Terharu Sejumlah Instansi Gelar Mudik Gratis: Artinya Penggunaan Motor Bisa Dikurangi
-
Agama Nicholas Saputra, Aktor yang Tidak Pernah Mudik saat Lebaran
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!