Polres Demak menangkap delapan warga dan satu kepala desa (kades) karena merusak jembatan demi akses jalan truk angkut sound takbir keliling di Desa Babad, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Melalui video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @demakhariini, tampak perusakan jembatan dilakukan dengan menggunakan palu. Warga menghancurkan bagian tepian agar truk sound system bisa melintas.
Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi menyebut para pelaku merupakan warga setempat yakni warga Dukuh Suketan dan Babad.
"Bahwa itu benar terjadi dilakukan oleh beberapa masyarakat Dukuh Suketan maupun Babad," kata Winardi.
"Kejadian tersebut dilakukan masyarakat, masyarakat melakukan perusakan terhadap lining (besi sandaran) jembatan, yang mana akan dilakukan untuk melewati truk yang bermuatan lebih, overdimensi, terkait dengan sound system, rencana yang akan digunakan untuk takbir," sambungnya.
Winardi kemudian menerangkan bahwa jembatan yang berukuran sekitar 30 cmx2 meter tersebut tak cukup dilintasi truk sound.
Lalu, warga setempat meminta izin kepada kades untuk melakukan perusakan dengan menggunakan martil.
Dari kejadian tersebut, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa martil pemukul baja, truk, pikap, dan lain sebagainya. Ia menerangkan, lining di jembatan tersebut rusak hampir 100 persen. Dari empat pipa besi sandaran, hanya ada dua besi sandaran hanya tersisa dua bagian bawahz
"Kerusakan liningnya hampir 100 persen ya, karena dirusak semuanya, karena dengan tujuan untuk supaya truk itu bisa lewat," ujarnya.
Tak hanya itu, tiga truk angkut sound system yang awalnya hendak digunakan untuk takbir keliling di Desa Babad, Kecamatan Kebonagung, Demak, juga turut diamankan.
Oleh karena itu, warga dan kades diamankan oleh Satreskrim. Mereka terancam dikenakan Pasal 307 tentang tata cara pemuatan atau dalam bahasa lain overload.
Pengakuan Sopir Truk
Di sisi lain, salah satu sopir truk muatan sound system, Eko Yatno menyebut ia datang dari Surabaya. Sopir tersebut menyebut bahwa harga sewa untuk satu sound sebesar Rp2 juta perhari. Satu truk memuat sekitar delapan sound.
Ia mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam perusakan jembatan. Ia hanya mengeluhkan kepada panitia bahwa truknya tidak bisa melintasi jembatan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Nekat Bongkar Pagar Jembatan agar Truk Sound Takbiran Bisa Melintas, 10 Warga di Demak Terancam Lebaran di Penjara?
-
Saksi Kubu AMIN Ungkap Aparat Kerahkan Para Kades Menangkan Prabowo-Gibran, Ketua MK: Polisi Mana Ini?
-
TOK! DPR RI Sahkan UU Desa, Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun dan Bisa Terpilih Dua Kali
-
Kompak Beri Bantuan, Ini Beda Kegiatan Ganjar dan Jokowi saat Kunjungi Korban Banjir Demak
-
Ganjar Bagi Sembako ke Korban Banjir Demak, Netizen: 16 Persen Lebih Peduli
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?