Suara.com - Suku di Indonesia memiliki keunikan yang beragam, mulai dari keunikan seni, adat, budaya, hingga bahasa yang digunakan. Selain itu, suku di Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke juga memiliki sejumlah suku dengan keunikan berbeda.
Umumnya suku di Indonesia merupakan berasal dari ras Melayu dan Melanesia, yang bercirikan mata cokelat. Namun ada juga suku di Indonesia yang memiliki fisik yang unik yakni dengan mata berwarna biru bak orang Eropa. Berikut 3 suku unik di Indonesia bermata biru:
1. Suku Lamno
Suku Lamno terletak di Desa Lamno, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Suku Lamno merupakan masyarakat dari Desa Lamno yang sebagian besar bermata biru, berkulit putih, berhidung mancung, dan postur tubuhnya tinggi seperti orang Eropa.
Masyarakat ini berasal dari kawin campur dengan penduduk setempat pada zaman dahulu, sekitar abad ke-16.
Penduduk keturunan Portugis ini memiliki ciri fisik yang mirip dengan orang Eropa, seperti mata biru, kulit putih, hidung mancung, dan postur tubuh tinggi.
Sejarah kedatangan Portugis terkait dengan jalur perdagangan, khususnya komoditas lada dan nilam, sehingga sering dikunjungi kapal-kapal dari Eropa.
Terjadi proses asimilasi dan banyak orang Eropa yang kemudian tinggal di sana bahkan menikah dengan perempuan lokal, yang menyebabkan penduduk keturunan Portugis ini memiliki ciri fisik yang mirip dengan orang bule.
Saat ini, suku Lamno masih terkenal dengan ciri fisik yang mirip dengan orang Eropa dan penduduknya masih memiliki mata biru. Namun, jumlah penduduk yang memiliki ciri fisik ini berkurang, hanya tinggal sebagian yang masih dapat ditemukan.
2. Suku Lingon
Suku Lingon adalah suku bangsa yang berasal dari wilayah Halmahera Timur, Maluku Utara. Ciri fisik dari suku ini adalah mata berwarna biru, rambut pirang, kulit putih, dan tubuh tinggi, yang membuat mereka terlihat seperti orang Eropa.
Asal usul suku Lingon masih misterius dan belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Terdapat teori bahwa suku Lingon adalah keturunan dari orang-orang Eropa yang datang ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda atau Portugis.
Kemiripan ciri fisik suku Lingon dengan orang-orang Eropa dan adanya beberapa kata dalam bahasa Lingon yang mirip dengan bahasa Belanda atau Portugis.
Tidak ada bukti sejarah yang menunjukkan adanya kontak antara orang-orang Eropa dengan suku Lingon pada masa penjajahan.
Secara genetik atau lingkungan juga dapat menyebabkan ciri fisik suku Lingon. Misalnya, mata berwarna biru bisa disebabkan oleh mutasi genetik yang langka yang disebut sindrom Waardenburg, atau oleh adaptasi terhadap iklim dingin dan kurangnya sinar matahari.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! Harga Solar untuk Nelayan Resmi Dipatok Rp15.000 per Liter
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara