Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Korea Selatan pada babak perempat final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.
Pasukan Garuda Muda sedang dalam motivasi tinggi usai mengalahkan dua raksasa Australia dan Yordania di fase grup.
Dari segi pengalaman Timnas Indonesia U-23 kalah dari Korea Selatan. Namun, Garuda Muda punya Shin Tae-yong (STY) yang diyakini tahu bagaimana lawan bermain.
Baca Juga:
Stadion Abdullah bin Khalifa Saksi Bisu Kejayaan Timnas Indonesia: Dua Negara Tumbang!
Komang Teguh: Putra Kabupaten Bangli dan Pemain Pertama Indonesia yang Cetak Gol di Piala Asia U-23
Seperti diketahui, STY berasal dari Korea Selatan. Pengetahuannya tentu sangat berguna bagi Witan Sulaeman dan kawan-kawan.
Uniknya, STY pernah membawa Korea Selatan membantai Timnas U-23 pada laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 2015 silam.
Saat itu, skuad asuhan Aji Santoso dipermak empat gol tanpa balas dan membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Asia U-23 2016.
Baca Juga: Bak Kena Karma, Dua Negara yang Wasitnya Curangi Timnas U-23, Semuanya Pulang Kampung
Video aksi Timnas Korsel U-23 mengalahkan Indonesia diunggah ulang akun Instagram @pengamatsepakbola, Selasa (23/4/2024).
"Namun saat ini tentunya STY akan profesional dan bertekad membawa Indonesia melaju ke Semifinal meskipun harus melawan negaranya sendiri," tulis postingan unggahan itu yang dilansir Suara.com.
Dalam laga itu, empat gol Korsel dicetak Jung Seunghyun, Lee Chandong, Kim Seungjun dan Lee Changmin.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan pesan supaya Rizky Ridho dan kawan-kawan bisa memberikan yang terbaik.
Baca Juga:
Bawa Indonesia U-23 Unggul, Komang Teguh Dicolek Bintang Persib Bandung hingga Artis
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!