Suara.com - Meski Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memutuskan hasil sengketa pilpres, PDIP masih mempersoalkan penetapan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melayangkan gugatan terhadap KPU ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pun memberikan tanggapannya. Ditemui usai Syawalan Muhammadiyah di Universitae Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Minggu (28/04/2024), Haedar menilai gugatan tersebut sah saja dilakukan. Namun gugatan tersebut bisa dilakukan selama tidak melanggar aturan yang berlaku.
"Soal proses politik yang dilakukan oleh parpol manapun itu silakan sejauh ada dalam koridor, hukum, ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Tapi tetap semangatnya semangat mempersatukan dan memajukan bangsa," paparnya.
Menurut Haedar, meski ada gugatan, semua pihak diharapkan tak perlu lagi mempermasalahkan perbedaan politik. Alih-alih memperpanjang kontestasi politik, semua komponen masyarakat kedepan diharapkan introspeksi atas kekeliruan, kesalahan baik dalam Pemilu maupun dalam berbangsa dan bernegara.
Sebab masalah yang muncul bisa saja terjadi karena kurangnya checks and balances atau prinsip ketatanegaraan. Padahal hal itu penting yang menghendaki agar kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif sama-sama sederajat dan saling mengontrol satu sama lain. Kesadaran yang sama juga diharapkan terjadi di Muhammadiyah.
"Jangan-jangan itu karena keterlibatan semuanya yang selama ini mungkin kurang saling checks and balances. Maka, diperlukan terus checks and balances," ungkapnya.
Haedar menambahkan pihak-pihak yang terlibat sengketa politik kedepan tetap tidak alergi kritik. Sebsb Muhammadiyah tetap akan melalukan kritik.
"Sebab kalau hal-hal positif, konstruktif kita dukung, kita backup, kita bersama. Tapi kalau ada hal kurang pas kita melakukan kritik," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Move On dari Pilpres dan Fokus Pilkada, Hasto PDIP Singgung Pihak Ngaku Sahabat Tapi Pengkhianat
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran